Hidrolisis bertingkat garam dari basa lemah polihidroksi adalah proses kation garam bereaksi dengan air secara bertahap (tidak sekaligus) karena kation tersebut mampu melepaskan proton (H+) lebih dari satu kali, masing-masing dengan konstanta kesetimbangan (Ka) yang berbeda.
Hal ini terjadi karena basa lemah polihidroksi (seperti Al(OH)3, Fe(OH)3, dan Zn(OH)2) menerima H+ secara bertahap saat membentuk garam. Akibatnya, kation logam yang terbentuk dalam wujud ion kompleks aqua, masih dapat melepaskan H+ ke air secara bertahap pula.
