Rumus kimia, bilangan oksidasi (biloks), tata nama senyawa, dan persamaan reaksi merupakan empat pilar dasar dalam kimia yang saling melengkapi. Materi ini membekali siswa dengan kemampuan untuk merepresentasikan zat, menganalisis perubahan muatan, memberikan nama yang sistematis, serta menggambarkan proses reaksi secara utuh, yang merupakan fondasi esensial untuk mempelajari kimia lebih lanjut.
Tampilkan postingan dengan label Tata nama senyawa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tata nama senyawa. Tampilkan semua postingan
Materi Kimia: Rumus Kimia, Bilangan Oksidasi, Tata Nama, dan Persamaan Reaksi
Senin, 29 Desember 2025
Kategori:
Bilangan Oksidasi,
Kimia 10,
Kimia-1,
Materi Kimia,
Persamaan Reaksi,
Rumus Kimia,
Tata nama senyawa
3D Interaktif - Konfigurasi Sistem R/S untuk Penamaan Senyawa Organik
Selasa, 07 Januari 2020
Sistem RS untuk penamaan senyawa organik bentuk teks dan gambar statis beserta contoh molekulnya dapat disimak di sini. Bagian berikut adalah penjelasan yang menggunakan visual 3D interaktif yang menjadi lebih mudah memahaminya. Pembaca dapat memutar secara manual dengan menggunakan pointer atau dengan tap layar dan geser molekul untuk pengguna gawai. Bila ingin mengembalikan ke keadaan awal tekan tombol reset.
Kategori:
3D Interaktif,
Jmol,
kimia organik,
Kimia-3,
Senyawa Organik,
Sistem R/S,
Tata nama senyawa
Mempelajari Tata Nama Senyawa Organik Terbaru melalui Molekul DDT
Kamis, 07 Februari 2019
Pada tulisan ini akan dipelajari pola tata nama senyawa organik berdasarkan rekomendasi IUPAC 2013 (terbaru) dengan menggunakan senyawa DDT (diklorodifeniltrikloroetana = dichlorodiphenyltrichloroethane) sebagai bahan analisis. Selain itu juga dilakukan simulasi molekul lain yang bersifat hipotetik. Mohon koreksi bila ada yang tidak tepat. Terima kasih.
Kategori:
DDT,
Kimia 12,
kimia organik,
Kimia-3,
Tata Nama IUPAC 2013,
Tata nama senyawa
Bahan Latihan Tata Nama Senyawa dan Rumus Kimia
Sabtu, 12 Januari 2019
Berikut ini adalah daftar nama senyawa dan rumus kimia senyawa yang dapat digunakan untuk berlatih untuk pokok bahasan tata nama senyawa. Bahan ini dalam format docx dapat diunduh (download) pada tautan dibagian akhir tabel. Untuk mencocokkan jawaban dapat menggunakan kalkulator tentang penentuan rumus kimia di sini.
Mengapa Nama Senyawaan Logam Ada yang Menggunakan Tambahan Angka Romawi?
Kamis, 10 Januari 2019
Mengapa senyawa oksida seperti FeO diberi nama besi (II) oksida, Fe2O3 namanya besi (III) oksida dan dibubuhi angka Romawi, sedang MgO hanya diberi nama magnesium oksida dan Al2O3 aluminium oksida, tidak dibubuhi angka Romawi?
Kategori:
Kimia 10,
Kimia-1,
Senyawa Anorganik,
Senyawa Ion,
Tata nama senyawa
Mengapa H pada H2O Ditulis di Awal, H pada NH3 Ditulis di Akhir?
Rabu, 21 November 2018
Senyawa yang tersusun dari dua unsur yang berbeda disebut senyawa biner. Senyawa biner yang salah satu penyusunnya unsur hidrogen (H) kemudian disebut senyawa biner hidrida. Unsur logam, metaloid, maupun nonlogam jika bersenyawa dengan hidrogen tetap disebut senyawa hidrida.
Langganan:
Postingan (Atom)
