Mengapa karet ban bisa meregang lalu kembali ke bentuk semula, sementara casing helm tetap kaku walau dipanaskan? Jawabannya ada pada satu proses kimia: pembentukan ikatan silang (cross-linking) antar rantai polimer.
Lem G: Kimia di Balik Etil Sianoakrilat
Senin, 17 Agustus 2026
Lem G atau lem korea yang mengeras dalam hitungan detik ternyata menyimpan reaksi kimia yang cukup unik. Bahan aktifnya adalah etil sianoakrilat (ethyl cyanoacrylate, ECA), monomer yang direkayasa agar sangat reaktif terhadap kelembapan udara sehingga mengeras nyaris seketika begitu diaplikasikan. Apakah lem G yang sudah membeku masih dapat dicairkan dengan cara pemanasan?
Materi Kimia: Reaksi Redoks dan Elektrokimia
Kamis, 18 Juni 2026
Pernah memperhatikan besi yang berkarat, baterai yang menggerakkan ponsel, atau proses pelapisan logam pada perhiasan? Semua fenomena tersebut melibatkan reaksi reduksi-oksidasi (redoks) dan prinsip elektrokimia. Reaksi redoks merupakan salah satu jenis reaksi kimia yang paling luas aplikasinya dalam kehidupan manusia, mulai dari produksi energi listrik, industri metalurgi, hingga proses biologis di dalam sel tubuh kita.
Penurunan Rumus Ka Asam Lemah (HX) dari Sifat Koligatif Larutan
Selasa, 09 Juni 2026
Bahasan ini terinspirasi dari soal OSN-K tahun 2025. Diberikan: massa zat terlarut \(m_t\) gram, massa molar zat terlarut \(\text{Mm}_t\) g/mol, massa pelarut \(m_p\) gram, kenaikan titik didih \(\Delta T_b\), dan tetapan \(K_b\) pelarut. Asumsikan volume larutan ≈ volume pelarut (densitas 1 g/mL) sehingga konsentrasi molar \([HX] \approx \{HX\}\) (molalitas). Berikut penurunan sistematis untuk mendapatkan \(K_a\) dengan lambang yang Anda inginkan.
Simulasi Sifat Koligatif: Penurunan Titik Beku & Kenaikan Titik Didih (Versi 2026)
Minggu, 07 Juni 2026
Simulasi interaktif ini memvisualisasikan dua sifat koligatif larutan yang saling berkaitan, yaitu penurunan titik beku dan kenaikan titik didih. Melalui animasi partikel secara real-time, dapat diamati secara langsung bagaimana penambahan zat terlarut ke dalam pelarut murni memengaruhi suhu perubahan fase cairan, baik saat membeku maupun saat mendidih, sekaligus memahami mengapa fenomena ini terjadi pada skala molekuler.
Simulasi Sifat Koligatif: Penurunan Tekanan Uap Larutan (Versi 2026)
Ketika suatu zat terlarut ditambahkan ke dalam pelarut, tekanan uap larutan akan lebih rendah dibandingkan tekanan uap pelarut murninya. Fenomena ini dikenal sebagai penurunan tekanan uap (vapor pressure lowering) dan merupakan salah satu sifat koligatif larutan.
Simulasi berikut memperlihatkan secara langsung bagaimana partikel zat terlarut mempengaruhi laju penguapan pelarut di permukaan larutan, serta perbedaannya antara zat terlarut elektrolit dan non-elektrolit.
