Bahasan ini terinspirasi dari soal OSN-K tahun 2025. Diberikan: massa zat terlarut \(m_t\) gram, massa molar zat terlarut \(\text{Mm}_t\) g/mol, massa pelarut \(m_p\) gram, kenaikan titik didih \(\Delta T_b\), dan tetapan \(K_b\) pelarut. Asumsikan volume larutan ≈ volume pelarut (densitas 1 g/mL) sehingga konsentrasi molar \([HX] \approx \{HX\}\) (molalitas). Berikut penurunan sistematis untuk mendapatkan \(K_a\) dengan lambang yang Anda inginkan.
1. Definisi variabel
- \(m_t\) = massa zat terlarut (gram)
- \(\text{Mm}_t\) = massa molar zat terlarut (g/mol)
- \(m_p\) = massa pelarut (gram)
- \(\Delta T_b\) = kenaikan titik didih (°C)
- \(K_b\) = tetapan kenaikan titik didih molal (°C·kg/mol)
- \(\{HX\}\) = molalitas larutan (mol/kg)
- \(i\) = faktor van't Hoff
- \(\alpha\) = derajat disosiasi
- \([HX]\) atau \(C_{HX}\) = konsentrasi awal molar (mol/L)
- \(K_a\) = tetapan disosiasi asam
2. Molalitas HX, disimbolkan {HX}, dari data massa
Jumlah mol zat terlarut: \(n = \dfrac{m_t}{\text{Mm}_t}\). Massa pelarut dalam kg: \(\dfrac{m_p}{1000}\).
3. Faktor van't Hoff (i) dari kenaikan titik didih
Rumus kenaikan titik didih: \(\Delta T_b = i \cdot K_b \cdot \{HX\}\). Maka:
4. Derajat disosiasi (α) untuk asam lemah HX
Reaksi: \(\text{HX} \rightleftharpoons \text{H}^+ + \text{X}^-\). Faktor van't Hoff: \(i = 1 + \alpha\). Sehingga:
5. Konsentrasi awal molar ([HX] atau CHX)
Karena volume larutan (dalam liter) ≈ massa pelarut (dalam kg), densitas air ≈ 1 g/mL, dan diasumsikan tidak terjadi perubahan volume ketika ditambah zat terlarut maka volume ≈ \(\dfrac{m_p}{1000}\) L. Konsentrasi awal:
Jadi di sini \([HX] = \{HX\}\) (secara numerik sama dengan molalitas).
6. Hubungan Ka dalam konsentrasi dan derajat disosiasi
Reaksi: \(\text{HX (aq)} \rightleftharpoons \text{H}^+ (aq) + \text{X}^- (aq)\)
| Tahap | HX (M) | H+ (M) | X− (M) |
|---|---|---|---|
| Awal | [HX] | \(0\) | \(0\) |
| Berubah | \(-[HX]\alpha\) | \(+[HX]\alpha\) | \(+[HX] \alpha\) |
| Setimbang | \([HX]- [HX] \alpha\) \([HX](1-\alpha)\) | \([HX]\alpha\) | \([HX] \alpha\) |
Dari definisi \(K_a = \dfrac{[\text{H}^+][\text{X}^-]}{[\text{HX}]}\) dan substitusi konsentrasi setimbang:
Untuk asam lemah: \(K_a = \dfrac{[HX] \cdot \alpha^2}{1 - \alpha}\). Substitusi \([HX] = \{HX\}\) dan \(\alpha = i-1\):
7. Rumus turunan akhir (dalam variabel awal mt, mp, Mmt, ΔTb, Kb)
Gabungkan semua langkah dengan \([HX] = \dfrac{1000\,m_t}{\text{Mm}_t\, m_p}\) dan \(i = \dfrac{\Delta T_b \cdot \text{Mm}_t \cdot m_p}{1000 \cdot K_b \cdot m_t}\):
dengan
$$ i = \dfrac{\Delta T_b \cdot \text{Mm}_t \cdot m_p}{1000 \cdot K_b \cdot m_t} $$Rumus ini memudahkan perhitungan langsung untuk soal-soal OSN yang menghendaki kecepatan dan ketepatan.
8. Contoh penerapan (soal OSN Kab/Kota)
Soal OSN Kab/Kota tentang Sifat Koligatif Larutan-2
Sebanyak 0,12 g asam lemah HX (Mm = 61 g/mol) dilarutkan dalam 25,0 g air (massa jenis = 1 g/mL), sehingga titik didih larutan meningkat sebesar 0,052 °C (Kb air = 0,512 °C.kg/mol). Nilai tetapan disosiasi asam (Ka) HX adalah .... (Asumsikan proses pelarutan tidak menyebabkan perubahan volume larutan secara signifikan)
- 7,5 × 10–5
- 1,3 × 10–4
- 3,2 × 10–4
- 5,0 × 10–3
- 9,3 × 10–3
Data: \(m_t = 0,12\ \text{g},\ \text{Mm}_t = 61\ \text{g/mol},\ m_p = 25,0\ \text{g},\ \Delta T_b = 0,052\ ^\circ\text{C},\ K_b = 0,512\ \text{°C}\cdot\text{kg/mol}\).
| Langkah | Perhitungan | Hasil |
|---|---|---|
| [HX] = {HX} | \(\{HX\} = \dfrac{1000 \times 0,12}{61 \times 25}\) | \(\{HX\} = 0,078688\ \text{mol/kg}\) |
| Faktor \(i\) | \(i = \dfrac{0,052}{0,512 \times 0,078688}\) | \(i \approx 1,29\) |
| \(K_a\) | \(K_a = 0,078688 \times \dfrac{(0,29)^2}{2-1,29}\) | \(K_a \approx 9,31 \times 10^{-3}\) |
Hasil sesuai pilihan E (\(9,3 \times 10^{-3}\)).
- Molalitas pada tulisan ini dilambangkan \(\{X\}\) (bukan \(m\) agar tidak tertukar dengan massa).
- Rumus di atas mengasumsikan \([X] = \{X\}\) (pelarut air, densitas ~1 g/mL). Untuk larutan pekat atau densitas berbeda, hitung volume larutan dari massa total dan densitas.
- Untuk elektrolit biner lain (misal MgCl₂), \(i = 1 + \nu\alpha\) dengan \(\nu\) jumlah ion, maka penurunan rumus akan berbeda.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar