Cara Mudah Menentukan Bentuk Molekul Suatu Senyawa

Senin, 18 April 2016

Istilah bentuk molekul (kadang disebut geometri molekul) sedikit berbeda dengan geometri pasangan elektron dalam suatu molekul. Kadang hal ini sering membuat siswa bingung dan menjadi sulit untuk menentukan bentuk molekul suatu senyawa. Kadang lagi membuat siswa putus asa untuk memahami lebih lanjut. Mungkin cara berikut dapat dijadikan alternatif solusi atas masalah tersebut. Cara mudah menentukan bentuk molekul suatu senyawa.

Geometri pasangan elektron ini melibatkan semua elektron valensi yang terlibat dalam pembentukan molekul, semua pasangan elektron baik yang berikatan atau pasangan elektron bebas (tidak digunakan dalam ikatan) turut diperhitungkan.

Geometri molekul ini hanya memandang pasangan elektron yang berikatan saja, sedangkan pasangan elektron bebas tidak dipandang dalam pembentukan geometri molekul.


Untuk menyimak bagaimana geomteri molekul dan geometri pasangan elektronnya dapat dicoba-coba sendiri dengan dobel klik model yang tersedia pada layar simulasi di bawah ini.


Lalu bagaimana cara mudah untuk menentukan bentuk molekul (geometri molekul) itu?
Ok sebelumnya saya sudah menulis tentang trik menentukan orbital hibrida di blog ini. Ini akan menjadi modal untuk menentukan bentuk geomteri dengan mudah.

Skema yang mungkin untuk tiap orbital hibrida adalah sebagai berikut:

Contoh #1: H2O
Ingat seperti pada trik menentukan orbital hibrida ini  bahwa elektron valensi H dianggap 7 sedangkan untuk atom lain sesuai dengan golongan pada tabel sistem periodik unsur.
(2 × 7) + 6 = 14 + 6 = 20
20/8 = 2 sisa 4 → X = 2; Y = 4/2 = 2
X + Y = 2 + 2 = 4 → sp3 → 1 orbital s + 3 orbital p

Terdapat 4 pasang elektron yang menempati orbital hibrida sp3
Dua pasang elektron berikatan (perhatikan nilai X) dan 2 pasang elektron bebas (perhatikan nilai Y).

Geometri pasangan elektron H2O adalah tetrahedral,
Geometri molekulnya adalah bengkok (berbentuk V) karena 2 pasang elektron lainnya tidak berisi atom. Di sini saya simbolkan dengan 2 PEI + 2 PEB artinya pada molekul tersebut 2 pasang elektron ber-ikatan dan 2 pasang elektron bebas.

Sekali lagi ketentuan seperti dibawah ini selengkapnya dapat dibaca di trik menentukan orbital hibrida.

Jumlahkan semua elektron valensi atom dalam molekul kemudian bagi 8 (hasilnya sebut saja X). Jika terdapat sisa bagilah dengan 2 (hasilnya sebut saja Y).

Jika hasil:
X + Y = 2 (1s + 1p) orbital hibridanya sp,
X + Y = 3 (1s + 2p) orbital hibridanya sp2,
X + Y = 4 (1s + 3p) orbital hibridanya sp3,
X + Y = 5 (1s + 3p + 1d) orbital hibridanya sp3d,
X + Y = 6 (1s + 3p + 2d) orbital hibridanya sp3d2,
X + Y = 7 (1s + 3p + 3d) orbital hibridanya sp3d3.

Khusus molekul yang terdapat atom H maka valensi H dianggap 7.
Catatan: trik ini berlaku dengan baik untuk molekul atau ion molekul yang atom pusatnya merupakan unsur golongan utama (blok p).

Contoh #2: NH3
5 + (3 × 7) = 5 + 21 = 26
26/8 = 3 sisa 2 → X = 3; Y = 2/2 = 1
X + Y = 3 + 1 = 4 → sp3

Perhatikan kombinasi X + Y = 3 + 1 itu menunjukkan terdapat 3 PEI + 1 PEB

Geometri pasangan elektron untuk NH3 adalah tetrahedral (orbital hibridanya sp3)
Geometri molekul untuk NH3 adalah piramida segitiga.

Lebih detil dapat disimak skema berikut ini:

Demikian cara mudah untuk menentukan bentuk molekul suatu senyawa, jika ada hal yang ingin didiskusikan sila menulis komentar di bawah ini.
Bagikan di

2 komentar:

  1. Mohon maaf pak, mau nanya nih bukannya untuk h elektron valensinya= 1? knp penjelasan bapak diatas untuk orbital hibrida h2o yg h-nya = (2x7). 7 nya dari mana pak?? makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yah sengaja, H dianggap punya 7 elektron valensi 7, dianggap, aslinya ya normal 1, bisa dicek pada pranala sebelum ini.

      Hapus

 
Copyright © 2015-2016 Urip dot Info | Disain Template Oleh Herdiansyah Hamzah Dimodivikasi Urip.Info