Tampilkan postingan dengan label Simulasi Kimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Simulasi Kimia. Tampilkan semua postingan

Simulasi Perhitungan Perubahan Bilangan Oksidasi dengan Garis Bilangan

Selasa, 12 Mei 2026

Menentukan perubahan bilangan oksidasi (biloks) merupakan keterampilan dasar dalam memahami reaksi redoks, namun beberapa siswa kadang mengalami kesulitan terutama ketika biloks bernilai negatif atau ketika perubahannya melintasi angka nol.

Simulasi berikut menyajikan garis bilangan vertikal sebagai alat bantu visual yang intuitif, sehingga perubahan biloks dari suatu nilai ke nilai lain dapat diamati secara langsung, termasuk arah perubahan (naik atau turun), besar selisihnya, serta kesimpulan apakah unsur tersebut mengalami oksidasi atau reduksi.

Bagikan di

Simulasi Struktur Lewis V-0.10

Senin, 02 Juni 2025

Simulasi ini merupakan sebuah prototipe, hasil pengembangan model sebelumnya di sini yang dapat digunakan secara offline.

Struktur Lewis adalah representasi visual yang menunjukkan pembentukan ikatan kovalen dalam senyawa kimia dengan menggambarkan elektron valensi atom-atom penyusunnya.

Bagikan di

Simulasi Transfer Proton (Pembentukan Asam-Basa Konjugasi)

Selasa, 20 Mei 2025

Menurut teori Brønsted-Lowry, asam adalah zat yang dapat mendonasikan proton (H+), sedangkan basa adalah zat yang dapat menerima proton. Syarat sebagai basa (penerima proton) di sini spesi tersebut harus mempunyai pasangan elektron bebas (PEB). Dalam reaksi asam-basa, terjadi perpindahan proton dari asam ke basa, menghasilkan pasangan asam-basa konjugasi.

Bagikan di

Simulasi Kombinasi Efek Temperatur dan Tekanan/Volume terhadap Kesetimbangan Gas

Simulasi ini menggambarkan kesetimbangan kimia antara nitrogen dioksida (NO2) dan dinitrogen tetroksida (N2O4), yang direpresentasikan oleh persamaan reaksi berikut:

\[ \text{N}_2\text{O}_4 (g) \rightleftharpoons 2 \text{NO}_2 (g) \quad \Delta H = +57,2 \, \text{kJ/mol} \]

Reaksi ini bersifat eksotermik dalam arah pembentukan N2O4 (reaksi maju) dan endotermik dalam arah pembentukan NO2 (reaksi mundur). Menurut prinsip Le Chatelier, perubahan suhu dan tekanan akan memengaruhi posisi kesetimbangan, yang dapat diukur melalui konstanta kesetimbangan (\( K_p \)) dan fraksi disosiasi (\( x \)).

Bagikan di
 
Copyright © 2015-2026 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info