Alternatif Cara Menyetarakan Reaksi Redoks

Kamis, 09 April 2015

Sejak dahulu pokok bahasan reaksi redoks khususnya tentang menyetarakan zat-zat dalam reaksi redoks menjadi hal yang sulit bagi kebanyakan siswa sma. Kesulitan itu karena adanya prosedur yang kadang dilupakan begitu saja dalam tahap penyetaraan. Seperti diketahui bahwa penyetaraan redoks dapat dilakukan dengan 2 metode. metode bilangan oksidasi dan metode setengah reaksi. Metode ini umum dipakai di jenjang sma.


Untuk metode setengah reaksi prosedur penyetaraan reaksi redoks dibagi 3 berdasar suasana reaksi itu berlangsung. suasana netral, suasana asam, suasana basa, Sekarang ada alternatif bahwa untuk menyetarakan reaksi redoks menggunakan metode setengah reaksi prosedurnya dibuat sama, hanya perlu disesuaikan pada akhir proses. apakah berlangsung dalam suasana bagaimana.Diharapkan ini tidak menyulitkan siswa.

Mengenai hal ini pernah saya bahas pada blog saya ini dengan judul tulisan "Alternatif Cara Menyetarakan Reaksi Redoks". Mestinya rekan guru kimia bisa mengenalkan cara tersebut sehingga ada alternatif bagi siswa jika kesulitan menggunakan metode biloks atau metode setengah
reaksi pada umumnya itu.

Secara prinsip alternatif penyetaraan ini tidak banyak beda dengan metode sebelumnya.
  1. Bagi reaksi menjadi 2 bagian. Tidak perlu mengionkan. Pada tahap ini siswa hanya perlu memasangkan spesi/zat sejenis artinya jika di kiri ada unsur X maka diharapkan di ruas kanan ada unsur X juga. Yang boleh dikecualikan adalah untuk unsur H dan 0, karena unsur H dan 0 akan setara dengan sendirinya pada tahap berikutnya.
  2. Setarakan atom-atom selain 0 dan H terlebih dahulu dengan mengubah koefisien zat-zat yang perlu disetarakan itu.
  3. Setarakan atom 0 dengan menambahkan ion OH pada ruas yang kekurangan atom 0
  4. Setarakan atom H dengan menambahkan ion H+ pada ruas yang kekurangan atom H
  5. Setarakan muatan dengan menambahkan elektron diruas yang kelebihan muatan (ruas yang lebih positif.
  6. Samakan elektron yang dilepas dengan yang diterima dengan mengalikan bagian 1/2 ruas.
  7. Jumlahkan kedua 1/2 reaksi yang telah setara.
  8. Sesuaikan keberadaan ion H+ dan OH bila keduanya ada dalam satu ruas bisa digabung menjadi molekul air. Bila ion H+ atau ion OH ada di kedua ruas dapat mengeliminasinya bagian yang lebih sedikit.
  9. Saat inilah menyesuaikan suasana yang bagaimana saat reaksi berlangsung. jika reaksi berlangsung dalam suasana asam. tambahkan ion H+ pada kedua ruas guna menetralkan ion OH jika ada. jika reaksi berlangsung dalam suasana basa tambahkan ion OH untuk menetralkan ion H+ yang ada, jika reaksi berlangsung dalam suasana netral boleh ditambahkan ion H+ seperti suasana asam tadi.
  10. Terakhir eliminasi molekul H2O jika ada di kedua ruas.
Berikut ini adalah contoh penerapan langkah di atas:
Setarakan reaksi redoks berikut:
Na2S2O3 + KBrO3 + H2SO4 ⟶ Na2S4O6 + K2SO4 + Na2SO4 + Br2 + H2O

Bagi reaksi menjadi 2 setengah reaksi:
Na2S2O3 + H2SO4 ⟶ Na2S4O6 + Na2SO4
KBrO3 + H2SO4 ⟶ K2SO4 + Br2 + H2O

Setarakan atom selain O dan H
2Na2S2O3 + H2SO4 ⟶ Na2S4O6 + Na2SO4
2KBrO3 + H2SO4 ⟶ K2SO4 + Br2 + H2O

Setarakan atom O dengan menambah OH pada sisi yang kekurangan O
2Na2S2O3 + H2SO4 ⟶ Na2S4O6 + Na2SO4
2KBrO3 + H2SO4 ⟶ K2SO4 + Br2 + H2O + 5OH

Setarakan atom H dengan menambah H+ pada sisi yang kekurangan H
2Na2S2O3 + H2SO4 ⟶ Na2S4O6 + Na2SO4 + 2H+
2KBrO3 + H2SO4 + 5H+ ⟶ K2SO4 + Br2 + H2O + 5OH

Setarakan muatan dengan menambah e pada sisi yang kelebihan muatan
2Na2S2O3 + H2SO4 ⟶ Na2S4O6 + Na2SO4 + 2H+ + 2e
2KBrO3 + H2SO4 + 5H+ + 10e⟶ K2SO4 + Br2 + H2O + 5OH

Samakan jumlah e yang dilepas dengan yang diterima dengan mengalikannya dengan bilangan bulat yang sesuai
|× 5| 2Na2S2O3 + H2SO4 ⟶ Na2S4O6 + Na2SO4 + 2H+ + 2e
|× 1| 2KBrO3 + H2SO4 + 5H+ + 10e ⟶ K2SO4 + Br2 + H2O + 5OH

10Na2S2O3 + 5H2SO4 ⟶ 5Na2S4O6 + 5Na2SO4 + 10H+ + 10e
2KBrO3 + H2SO4 + 5H+ + 10e⟶ K2SO4 + Br2 + H2O + 5OH

Jumlahkan 2 reaksi ½ sel itu kemudian eliminasi spesies yang ada di kedua ruas, gabungkan ion H+ dan OH menjadi H2O, serta gabungkan spesies yang sama yang ada dalam satu ruas sisi :
10Na2S2O3 + 6H2SO4 + 2KBrO3 ⟶ 5Na2S4O6 + 5Na2SO4 + 6H2O + K2SO4 + Br2
Bagikan di

8 komentar:

  1. Kenapa ditambah 10e ?? bukannya 5e ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk menyetarakan muatan, yang di kiri kan +5 (5H+) dan yg di kanan -5 (5OH-) agar yg di kiri sama dengan yg kanan tentu di ruas kiri ditambahkan -10 (10e-).

      Hapus
  2. Perbedaan suasana asam dan suasana basa dalam proses pengerjaannya dimana pak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pada tahap akhir, jika suasana asam maka ion OH- yg muncul dinetralkan dengan menambahkan H+ sebanyak OH- yg hadir, Ingat pula H+ juga harus ditambahkan di kedua ruas. Sebaliknya jika suasana basa maka ion H+ yg hadir dinetralkan dengan menambahkan OH-.

      Hapus
  3. Ketika reaksi dibagi 2, mengapa H2O diletakkan di reaksi ke dua? Apakah salah bila diletakkan pada reaksi 1?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak masalah, boleh saja ditempat di sisi lain, nanti di akhir tinggak disesuaikan saja.

      Hapus
  4. Kenapa asam sulfat ad d kedua ruas pak, mhon penjelasanx

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk menyamakan spesi yang ada di ruas lain maka caranya dapat menambahkan ulang spesi yang bersesuaian.

      Hapus

 
Copyright © 2015-2016 Urip dot Info | Disain Template Oleh Herdiansyah Hamzah Dimodivikasi Urip.Info