Pembahasan Soal UN Kimia 2019 (Nomor 1-10)

Jumat, 10 Mei 2019 edit

Berikut pembahasan soal ujian nasional kimia tahun 2019  ala urip.info.  Pembahasan dibagi menjadi 4 bagian, dengan setiap bagian 10 nomor. Total semua soal 40 butir soal. Tautan bagian berikutnya silakan gulung ke bawah pada kiriman pembahasan ini. Mohon koreksi bila ditemui ketidaktepatan dalam pembahasan. Terima kasih.



Soal Nomor 1 sampai dengan Nomor 10

Soal Nomor 1.
Perhatikan gambar model atom berikut!
urip.info
Berikut beberapa pernyataan mengenai model atom:
  1. tidak dapat menjelaskan susunan muatan positif dan negatif yang tersebar merata di seluruh bagian atom
  2. atom merupakan bola pejal yang bermuatan positif dan di dalamnya tersebar elektron yang bermuatan negatif
  3. tidak dapat menerangkan kejadian-kejadian dalam ikatan kimia dengan baik, pengaruh medan magnet terhadap atom-atom, dan spektrum atom yang berelektron lebih banyak
  4. atom merupakan partikel yang bersifat netral
Pasangan pernyataan yang tepat mengenai gambar model atom tersebut adalah ......
  1. (1) dan (2)
  2. (1) dan (3)
  3. (1) dan (4)
  4. (2) dan (4)
  5. (3) dan (4)
Pembahasan Soal Nomor 1.
Gambar pada soal ini mencirikan model atom Thomson.
Pernyataan yang tepat dengan model atom Thomson adalah (2) dan (4)
Jawaban yang tepat D.

urip.info
Soal Nomor 2.
Massa rata-rata satu atom unsur X adalah 3,82 × 10–23 gram, sedangkan massa satu atom karbon (C-12) adalah 1,992 ×10–23 gram. Massa atom relatif (Ar)  unsur X adalah ......


urip.info
Soal Nomor 3.
Perhatikan data lima notasi unsur (bukan lambang unsur sebenarnya) berikut!
urip.info
Data yang berhubungan dengan tepat ditunjukkan oleh notasi unsur.....
  1. V
  2. W
  3. X
  4. Y
  5. Z
Pembahasan Soal Nomor 3.
urip.info
Jawaban yang tepat  A

urip.info
Soal Nomor 4.
Vanadium termasuk logam unsur transisi dengan notasi . Konfigurasi vanadium pada keadaan dasar adalah .....
  1. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d3
  2. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s1 3d3
  3. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 4s2
  4. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d3 4s0
  5. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d7 4s2
Pembahasan Soal Nomor 4.
Cukup jelas
Jawaban yang tepat A

urip.info
Soal Nomor 5.
Asam sulfat merupakan salah satu bahan kimia yang banyak digunakan di laboratorium maupun industri. Pembuatan asam sulfat yang dilakukan melalui proses kontak, salah satu tahapannya membakar belerang murni di udara adar terbentuk gas SO2.
Persamaan reaksinya:
S(s) + O2 (g) → SO2(g)
urip.info
Berikut data hasil percobaan pembakaran belerang murni menghasilkan gas SO2.
urip.info
Hukum dasar kimia yang mendasari wacana tersebut adalah ......
  1. Hukum Lavoisier
  2. Hukum Proust
  3. Hukum Dalton
  4. Hukum Gay Lussac
  5. Hukum Avogadro
Pembahasan Soal Nomor 5.
Memang semua reaksi kimia selalu berlaku Hukum Kekekalan Massa (Hukum Lavoisier), tampak massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi tidak berubah, atau tetap. Untuk data pada setiap percobaan menghasilkan kelipatan tertentu untuk massa gas SO2 (32, 64, 128) hal ini menjadi dasar Hukum Perbandingan Tetap (Hukum Proust).
Jawaban yang tepat  B.

urip.info
Soal Nomor 6.
Larutan asam klorida (HCl) pekat tersedia di laboratorium dengan konsentrasi 11,8 M. Jika Mr HCl = 36,5 dan massa jenisnya 1,18 g/mL, kadar asam klorida pekat adalah sebesar .....
  1. 1,00%
  2. 3,65%
  3. 7,10%
  4. 10,00%
  5. 36,50%
Pembahasan Soal Nomor 6.
Perhitungan massa HCl dalam 11,8 M larutan:
[HCl] = 11,8 M atau bila volumenya 1 liter maka jumlahnya 11,8 mol HCl.
11,8 mol HCl = 11,8 mol × 36,5 g/mol = 430,7 g
urip.info
Perhitungan massa HCl berdasarkan massa jenis HCl.
Dengan massa jenis HCl 1,18 g/mL maka 1 liter = 1.180 g.
urip.info
Kadar HCl = (430,7 g)/(1.180 g) × 100% = 36,50%
Jawaban yang tepat E

urip.info
Soal Nomor 7.
Besi bereaksi dengan belerang membentuk besi (II) sulfida menurut persamaan reaksi:
Fe(s) + S(s) → FeS(s)
Bila 28 gram besi bereaksi dengan 32 gram belerang, massa besi(II) sulfida yang terbentuk adalah sebanyak ...... (Ar =Fe = 56, S = 32)
  1. 22 gram
  2. 44 gram
  3. 56 gram
  4. 60 gram
  5. 88 gram
Pembahasan Soal Nomor 7.
Reaksi setara: Fe(s) + S(s) → FeS(s)
Perbandingan koefisien setara masing-masing zat adalah 1 : 1 : 1
n Fe = (28 g)/(56 g/mol)
n Fe = 0,5 mol
urip.info
n S = (32 g)/(32 g/mol)
n S = 1 mol
urip.info
Fe sebagai pereaksi pembatas, 0,5 mol Fe akan habis bereaksi dengan 0,5 mol S. S bersisa 0,5 mol. FeS yang terbentuk juga hanya 0,5 mol saja.
urip.info
m FeS = n FeS × M FeS
m FeS = 0,5 mol × (56 + 32) g/mol
m FeS = 0,5 mol × 88 g/mol
m FeS = 44 g
urip.info
Jawaban yang tepat B. 

urip.info
Soal Nomor 8
Hasil produksi asam sulfat lebih banyak menggunakan proses kontak dibanding dengan proses kamar timbal. Melalui proses kontak, kadar asam sulfat yang diperoleh 98%. Bila massa jenis asam sulfat pekat sebesar 1,8 g/mL, molaritasnya adalah ..... (Ar: H = 1, S = 32, O = 16)
  1. 13,57 M
  2. 17,64 M
  3. 18,00 M
  4. 18,36 M
  5. 21,51 M
Pembahasan Soal Nomor 8.
Konversi satuan % massa menjadi Molar
Diketahui  massa molar H2SO4 = (1×2)+32+(16×4) g/mol = 98 g/mol
urip.info
Perhitungan massa H2SO4  setiap 1 L
m H2SO4  = kadar × massa jenis
m H2SO4  = 98% × 1,8 g/mL × 1000 mL
m H2SO4  = 1.764 g
urip.info
n H2SO4 = (1.764 g)/(98 g/mol)
n H2SO4 = 18 mol
urip.info
[H2SO4] = (18 mol)/(1 L)
[H2SO4] = 18 M
urip.info
Jawaban yang tepat A

urip.info
Soal Nomor 9
Perhatikan tabel berikut!
urip.info
urip.info
Pasangan data yang benar antara unsur dan mineralnya adalah nomor ......
  1. (1) dan (2)
  2. (1) dan (3)
  3. (2) dan (3)
  4. (2) dan (5)
  5. (4) dan (5)
Pembahasan Soal Nomor 9.
Jawaban yang tepat  C

urip.info
Soal Nomor 10.
Gas klorin dapat dibuat melalui proses Down dengan reaksi:
(–): Na+(l) + 1e → Na(s)
(+): Cl(l) → ½ Cl2(g) + 1e
urip.info
Perhatikan beberapa pernyataan berikut!
  1. Gas O2 dihasilkan di katode
  2. Logam Cu atau Ag dapat dijadikan sebagai anode
  3. Gas klorin dihasilkan di anode
  4. Sumber utama pembuatan gas tersebut adalah garam batu.
Pernyataan yang benar ditunjukkan oleh nomor .....
  1. (1) dan (2)
  2. (1) dan (3)
  3. (2) dan (3)
  4. (2) dan (4)
  5. (3) dan (4)
Pembahasan Soal Nomor 10.
Katode (–): Na+(l) + 1e → Na(s)
Anode (+): Cl(l) → ½ Cl2(g) + 1e
urip.info
Di katode hanya dihasilkan logam Na
Di anode dihasilkan gas klorin

Logam yang digunakan sebagai anode syaratnya memiliki potensial reduksi standar yang lebih positif dibanding potensial reduksi standar dari Cl. Logam tersebut harus lebih sulit teroksidasi dibanding Cl, karena tujuannya adalah mengoksidasi Cl. Jadi Cu dan Ag tidak dapat dijadikan sebagai anode karena memiliki Eo  reduksi lebih negatif, bila lebih negatif maka ia lebih mudah teroksidasi dibanding Cl.
urip.info
Bila diperiksa pada tabel potensial reduksi dapat disusun reaksi oksidasi:
Cu → Cu2+ + 2e Eo  = –0,34
Cu → Cu+ + e Eo  = –0,52
Ag → Ag+ + e–  Eo  = –0,80
2Cl → Cl2 + 2e–  Eo  = –1,36
urip.info
Sumber utama pembuatan gas klorin adalah garam NaCl yang secara komersial akan digunakan garam batu.
Jawaban yang tepat  E

urip.info
Bagikan di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2019 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info