Pembahasan Soal UN Kimia 2019 (Nomor 11-20)

Jumat, 10 Mei 2019 edit

Berikut pembahasan soal ujian nasional kimia tahun 2019  ala urip.info.  Pembahasan dibagi menjadi 4 bagian, dengan setiap bagian 10 nomor. Total semua soal 40 butir soal. Tautan bagian berikutnya silakan gulung ke bawah pada kiriman pembahasan ini. Mohon koreksi bila ditemui ketidaktepatan dalam pembahasan. Terima kasih.



Soal Nomor 11 sampai dengan Nomor 20

Soal Nomor 11.
Perhatikan beberapa pernyataan berikut!
  1. HCl merupakan asam kuat yang korosif sehingga dapat menyebabkan karat pada lembaran baja.
  2. HCl merupakan komponen utama dalam asam lambung sehingga kelebihan asam ini akan menyebabkan sakit maag.
  3. Polivinil klorida (PVC) merupakan pipa paralon yang digunakan untuk rumah tangga.
  4. Asam klorida pekat (asam klorida berasap) akan membentuk kabut asam yang bersifat korosif terhadap jaringan tubuh, dengan potensi kerusakan pada organ pernapasan, mata, kulit, dan usus.
  5. HCl dengan konsentrasi sangat rendah dapat digunakan untuk membersihkan keramik
Pasangan pernyataan yang berkaitan dengan manfaat asam klorida adalah .....
  1. (1) dan (2)
  2. (1) dan (3)
  3. (2) dan (3)
  4. (3) dan (4)
  5. (3) dan (5)
Pembahasan Soal Nomor 11.
Hal bermanfaat dari HCl dinyatakan pada pernyataan nomor 3 dan 5.
Jawaban yang tepat  E

urip.info
Soal Nomor 12
Perhatikan notasi 2 unsur yang tak sebenarnya berikut ini!
$\mathsf{_{17}^{35{,}5}X}$ dan $\mathsf{_{6}^{12}Y}$
Jika kedua unsur tersebut membentuk senyawa kovalen dan memenuhi kaidah oktet, struktur Lewis yang tepat dari senyawa yang terbentuk adalah .....
urip.info
Pembahasan Soal Nomor 12.
17X konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5
→ elektron valensi = 7
→ X kurang 1 elektro untuk stabil (X)
urip.info
6Y konfigurasi elektron 1s2 2s2 2p2
→ elektron valensi = 4
→ Y kurang 4 elektron untuk stabil (Y4–)
urip.info
X + Y4– → YX4
Jawaban yang tepat  E

urip.info
Soal Nomor 13.
Perhatikan data tiga atom unsur dan geometri molekul berikut!
$\mathsf{_{7}^{14}N}$,  $\mathsf{_{16}^{32}S}$, dan $\mathsf{_{9}^{19}F}$
urip.info
Tipe dan geometri molekul SF4 dan NF3 secara berturut-turut ditunjukkan oleh nomor.....
  1. (2) dan (4)
  2. (3) dan (1)
  3. (3) dan (5)
  4. (4) dan (3)
  5. (5) dan (4)
urip.info
Pembahasan Soal Nomor 13.
7N
→ konfigurasi elektron 2-5
→ elektron valensi = 5
→ kurang 3 elektron untuk stabil
→ N3
urip.info
16S
→ konfigurasi elektron 2-6
→ elektron valensi = 6
→ kurang 2 elektron untuk stabil
→ S2
urip.info
9F
→ konfigurasi elektron 2-7
→ elektron valensi = 7
→ kurang 1 elektron untuk stabil
→ F
urip.info
SF4
→ 6 elektron valensi S – (1 elektron untuk F × 4)
→ 2 elektron
→1 pasangan elektron bebas
→ AX4E → jungkat-jungkit
urip.info
NF3
→ 5 elektron valensi S – (1 elektron valensi F × 3)
→ 2 elektron
→1 pasangan elektron bebas
→ AX3E → piramida segitiga
Jawaban yang tepat  E

urip.info
Soal Nomor 14.
Perhatikan konfigurasi elektron beberapa unsur berikut!
urip.info
Grafik yang tepat untuk menggambarkan hubungan keelektronegatifan dengan nomor atom keempat unsur tersebut adalah .....
urip.info
Pembahasan Soal Nomor 14.
Jawaban yang tepat  C.

urip.info
Soal Nomor 15.
Diberikan beberapa persamaan termokimia berikut:
4C(s) + 4H2 (g) + O2 (g) → C3H7COOH(l)        ∆H = –125 kkal
2H2 (g) + O2 (g) → 2H2O(l)                              ∆H = –136 kkal
C(s) + O2 (g) → CO2 (g)                                    ∆H = –94 kkal
urip.info
Besarnya ∆H untuk reaksi pembakaran senyawa karbon:
C3H7COOH (l) + O2 (g) → 4CO2(g) + 4 H2O(l) adalah .....
  1. –106 kkal
  2. –287 kkal
  3. –355 kkal
  4. –523 kkal
  5. –798 kkal
Pembahasan Soal Nomor 15.
urip.info
Jawaban yang tepat  D.

urip.info
Soal Nomor 16.
Diketahui  energi ikatan rata-rata:
H–H = 436 kJ.mol–1
H–F = 568 kJ.mol–1
F– F = 160 kJ.mol–1
Kalor yang diperlukan untuk menguraikan 10 gram HF  menjadi unsur-unsurnya adalah ......
(Ar H = 1, F = 19)
  1. 080 kJ
  2. 540 kJ
  3. 270 kJ
  4. 135 kJ
  5. 67,5 kJ
Pembahasan Soal Nomor 16.
M HF  = (1 + 19) g/mol
10 g HF  = (10 g)/(20 g/mol)
10 g HF  = 0,5 mol HF
urip.info
Reaksi penguraian HF :
H–F → ½ H–H + ½ F–F
∆H = (EI H–F) – ½ (EI H–H + EI F–F)
∆H = 568 – ½ (436 + 160)
∆H = 568 – 298
∆H = 270 kJ/mol
urip.info
∆H untuk 0,5 mol
∆H = 0,5 mol × 270 kJ/mol
∆H = 135 kJ
Jawaban yang tepat  E.

urip.info
Soal Nomor 17
Pada penentuan orde reaksi : 2NO(g) + H2 (g) → N2O(g) + H2O(g), diperoleh data percobaan sebagai berikut.
urip.info
Reaksi tersebut mempunyai orde reaksi total sebesar .....
  1. 0
  2. ½
  3. 1
  4. 2
  5. 3
Pembahasan Soal Nomor 17
Orde reaksi untuk NO (menggunakan data 1 & 3):
[0,6/0,2]x = 72/8
[3]x = 9
x = 2
urip.info
Orde reaksi untuk H2 (menggunakan data 3 & 2):
[0,8/0,4]y = 8/4
[2]y = 2
y = 1
urip.info
Orde reaksi total = x + y = 2 + 1 = 3
Jawaban yang tepat  E

urip.info
Soal Nomor 18
Reaksi kesetimbangan terjadi dalam mulut. Email gigi mengandung senyawa kalsium hidroksiapatit Ca5(PO4)3OH . Pada keadaan tertentu, zat tersebut dapat mengalami kesetimbangan sebagai berikut.
Ca5(PO4)3OH(s) ⇌ 5Ca5+(aq) + 3PO43–(aq) + OH(aq)
Apabila seseorang sering mengonsumsi makanan atau minuman yang bersifat asam, lapisan gigi akan keropos. hal ini terjadi karena kesetimbangan bergeser ke arah.....
  1. kiri dan jumlah Ca5(PO4)3OH bertambah
  2. kiri dan jumlah Ca5(PO4)3OH berkurang
  3. kanan dan jumlah Ca5(PO4)3OH bertambah
  4. kanan dan jumlah Ca5(PO4)3OH berkurang
  5. kanan dan jumlah OH berkurang
Pembahasan Soal Nomor 18.
Makanan dan minuman bersifat asam berarti banyak mengandung H+, menambah H+ yang akan bereaksi dengan OH, akibatnya [OH] berkurang. Bila [OH] berkurang maka reaksi bergeser ke kanan sehingga jumlah Ca5(PO4)3OH(s) semakin berkurang juga.
Jawaban yang tepat  D.

urip.info
Soal Nomor 19
Air dalam wadah tertutup pada suhu tetap akan mengalami penguapan yang kemudian uap akan mengalami kondensasi sehingga tercapai kondisi kesetimbangan berikut.
H2O(l) ⇌ H2O(g)
Berikut ini adalah pernyataan yang berhubungan dengan kesetimbangan tersebut.
  1. terjadi perubahan secara makroskopis
  2. terjadi perubahan secara mikroskopis
  3. laju penguapan sama dengan laju kondensasi
  4. terjadi tidak spontan karena dalam sistem tertutup
Pasangan pernyataan yang benar tentang kesetimbangan fasa tersebut adalah .....
  1. (1) dan (3)
  2. (1) dan (4)
  3. (2) dan (3)
  4. (2) dan (4)
  5. (3) dan (4)
Pembahasan Soal Nomor 19.
Terjadi kesetimbangan tersebut perubahan terus terjadi namun tidak dapat diamati secara kasat mata, berarti perubahan tersebut bersifat mikroskopis. Bila suatu reaksi kimia mengalami kesetimbangan maka laju reaksi ke arah produk dengan laju reaksi ke arah pereaksi sama besar. Dalam hal ini laju penguapan sama dengan laju kondensasi.
Jawaban yang tepat  C.

urip.info
Soal Nomor 20
Berikut adalah persamaan termokimia pada percobaan pengaruh perubahan suhu terhadap pergeseran kesetimbangan reaksi gas nitrogen dioksida dengan dimernya yaitu dinitrogen tetraoksida:
2NO2(g)     ⇌       N2O4 (g)        ∆H = –58 kJ.mol–1
(coklat)          (tak berwarna)
Ketika wadah reaksi ditambahkan ke dalam cawan yang berisi es batu, terjadi perubahan warna dari coklat menjadi pudar. Variabel bebas, variabel terikat, dan variabel terkontrol dalam percobaan tersebut berturut-turut adalah .....
  1. pergeseran kesetimbangan, perubahan warna, dan suhu
  2. pergeseran kesetimbangan, suhu, dan perubahan warna
  3. suhu, pergeseran kesetimbangan, dan perubahan warna
  4. suhu, perubahan warna, dan volume
  5. volume, pergeseran kesetimbangan, dan suhu
Pembahasan Soal Nomor 20.
  • Suhu pada percobaan itu diubah dengan menambahkan wadah reaksi ke dalam cawan yang berisi es batu. Jadi suhu bebas diubah, suhu sebagai variabel bebas, bebas untuk diubah untuk dilihat pengaruhnya.
  • Perubahan warna mengikuti perubahan suhu sekitar wadah reaksi, jadi perubahan warna merupakan variabel terikat, terikat/tergantung suhu.
  • Volume wadah tidak diubah, volume wadah sebagai variabel kontrol.
Jawaban yang tepat D.

urip.info
Bagikan di

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2015-2019 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info