Kalkulator Perkiraan pH Larutan Menggunakan Larutan Indikator

Senin, 13 Juni 2016

Sekarang sudah ada alat yang canggih untuk memperkirakan pH suatu larutan. Pada pelajaran kimia tidak demikian, masih dijumpai soal-soal untuk menguji daya analisis siswa untuk membuat kesimpulan perkiraan rentang pH suatu larutan.  Caranya dengan menggunakan larutan indikator yang dapat memberikan perubahan warna khas untuk memperkirakan pH suatu larutan tersebut. Menyimpulkan pH atau rentang pH juga tidak terlalu sulit. Konsep ini sebenarnya hanya menentukan "irisan" dari data rentang pH suatu indikator satu dengan indikator lainnya. Namanya irisan maka pH larutan tersebut harus masuk dalam rentang pH semua indikator. "Kalkulator Perkiraan pH Larutan Menggunakan Larutan Indikator" ini dibuat untuk membantu siswa dalam mencocokkan hasil analisisnya tanpa perlu bantuan pihak lain lagi.


Sila coba beberapa soal berikut dan tentukan secara manual menurut cara di atas, kemudian bandingkan dengan alat hitung sederhana di bagian bawah contoh.

Hasil pengujian pH beberapa air limbah dengan menggunakan beberapa larutan indikator:
No. Larutan Indikator Trayek pH Perubahan Warna Limbah
K
Limbah
L
1 Metil merah 4,2-6,3 Merah-Kuning Kuning Merah
2 Bromotimol biru 6,0-7,6 Kuning-Biru Biru Kuning
3 Fenolftalein 8,0-10,0 Tak berwarna- Merah Tidak Berwarna Tidak Berwarna
4 Timol Hijau 1,2-2,8 Kuning-Biru Biru Biru
Limbah K dan L berturut-turut...

Sumber soal: UN Kimia Tahun 2009 nomor 10


Perhatikan data uji pH dua air limbah berikut!
No. Larutan Indikator Trayek pH Perubahan Warna Limbah
1
Limbah
2
1 Metil merah 4,2-6,3 Merah-Kuning Merah Kuning
2 Bromotimol biru 6,0-7,6 Kuning-Biru Kuning Biru
3 Fenolftalein 8,3-10,0 Tak berwarna- Merah Tidak Berwarna Merah
Dari hasil pengujian maka pH air limbah 1 dan limbah 2 adalah...
Sumber soal: UN Kimia Tahun 2012 Paket B74 nomor 12


Diketahui 2 jenis larutan diuji dengan beberapa indikator dengan hasil sebagai berikut:
No.Larutan Indikator Trayek pH/Warna Larutan
1
Larutan
2
1 Metil merah 4,2-6,3/merah-kuning merah kuning
2 Metil Jingga 2,9-4,0/merah-kuning kuning kuning
3 Bromotimol biru 6,0-7,6/kuning-biru kuning biru
4 Fenolftalein 8,3-10/tak berwarna-merah Tidak Berwarna Tidak Berwarna

Larutan 1 dan 2 berturut-turut
Diadaptasi dari: Kimia XI, Michael Purba, Erlangga-Jakarta, 2007, Halaman 205 soal nomor 18-19.


Cara penggunaan:
  • Silakan isikan data pada kotak input warna putih. 
  • Maksimal data larutan indikator yang dapat digunakan dalam kalkulator ini hanya 4 jenis larutan indikator. Input data warna boleh menggunakan huruf besar atau kecil (sifatnya tidak sensitif terhadap huruf besar/kecil).
  • Pengisian warna pada kolom warna larutan setelah diuji harus sama dengan warna pada kolom pH terendah atau tertinggi. Warna selain yang tertulis pada kolom warna pH terendah dan tertinggi yang di-input dianggap sebagai warna "antara". Misal oranye = warna antara merah dengan kuning, hijau = warna antara kuning dengan biru, dan seterusnya.
  • Bila nilai pH menggunakan tanda desimal, hanya dibolehkan menggunakan tanda titik, tidak di-ijin-kan menggunakan tanda koma.
Tabel di bawah ini sengaja diisi lebih dulu untuk contoh pengisian data. Pengguna dapat mengganti data yang ada sesuai soal yang ingin diselesaikan.

    Kalkulator Perkiraan pH Larutan Menggunakan Larutan Indikator
    Dirancang dan Dibuat oleh Urip Rukim
    Larutan Indikator Warna pH rendah Rentang pH Warna pH Tinggi Warna Larutan Setelah Diuji


    Analisis
    Berdasarkan larutan indikator yang digunakan memperkiraan pH larutan dengan data perubahan warna yang dimasukkan dalam tabel maka diperoleh:
    Larutan Indikator Warna Larutan
    Setelah Diuji
    Rentang pH


    Hasil dan Kesimpulan
    Kesimpulan
    Rentang pH Larutan
    (Irisan rentang pH)

    Dengan senang hati menerima saran untuk perbaikan selanjutnya. Terima kasih.

    Bagikan di

    Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar

     
    Copyright © 2015-2016 Urip dot Info | Disain Template Oleh Herdiansyah Hamzah Dimodivikasi Urip.Info