Pertanyaan ini kadang muncul dalam pembelajaran kimia: Ketika dua larutan garam dicampurkan dan terjadi reaksi, apakah kita bisa mengklasifikasikannya sebagai reaksi asam-basa? Mari kita telusuri jawabannya dengan melihat mekanisme sebenarnya di balik reaksi antara dua garam.
Apakah Mungkin Reaksi Garam + Garam Dikelompokkan sebagai Reaksi Asam-Basa?
Minggu, 08 Februari 2026
Soal Konseptual Teori Asam-Basa
Selasa, 18 November 2025
Soal-soal konseptual teori asam-basa sebenarnya bukan hal yang sulit tapi kebanyakan siswa justru sering tidak dapat memberikan jawaban yang meyakinkan. Siswa mempunyai pemahaman yang kurang mendalam tentang Teori Arrhenius, Brønsted-Lowry, dan Lewis. Berikut penyebabnya:
Keunikan H3PO4, H3PO3, H3PO2
Sabtu, 23 April 2016
Kalkulator Pengenceran Asam-Basa dan pH-nya
Senin, 01 Juni 2015
Kalkulator α, Ka, dan Konsentrasi pada Disosiasi dan Ionisasi
Jumat, 22 Mei 2015
Petunjuk penggunaan kalkulator berikut adalah dengan memasukkan data pada kotak putih, hasil hitung ada pada kotak oranye. Untuk tanda desimal yang diperbolehkan adalah menggunakan tanda titik.
Untuk memasukkan bilangan berpangkat misalnya 1,8 × 10–5 silakan tulis 1.8E-5.
Pada keadaan awal sengaja diisikan input sesuai contoh soal dan jika ingin mengganti dengan angka lain silakan ganti dengan angka yang pengguna inginkan.
Kalkulator Campuran Larutan Asam Lemah + Basa Kuat
Kamis, 14 Mei 2015
Kehadiran alat bantu berupa kalkulator diharapkan banyak membantu siswa dalam memahami konsep kimia terutama konsep asam-basa bagian larutan penyangga, garam terhidrolisis.
Seperti pada judul artikel ini, di sini hanya memberikan model .
Untuk "Kalkulator Campuran Larutan Asam Lemah dengan Basa Kuati."
Untuk "Kalkulator Campuran Larutan Asam Kuat dengan Basa Lemah dapat diklik di sini"
Dari kalkulator berikut ini diharapkan siswa juga dapat menyimpulkan sendiri karakter campuran asam basa itu.
Kalkulator Campuran Larutan Asam Kuat + Basa Lemah
Rabu, 13 Mei 2015
Kehadiran alat bantu berupa kalkulator diharapkan banyak membantu siswa dalam memahami konsep kimia terutama konsep asam-basa bagian larutan penyangga, garam terhidrolisis.
Seperti pada judul artikel ini, di sini hanya memberikan model "Kalkulator Campuran Larutan Asam Kuat dengan Basa Lemah".
Untuk "Kalkulator Campuran Larutan Asam Lemah dengan Basa Kuat dapat diklik di sini."
Dari kalkulator berikut ini diharapkan siswa juga dapat menyimpulkan sendiri karakter campuran asam basa itu.
Kalkulator pH Garam yang Diketahui Massa-nya
Rabu, 22 April 2015
Rumus senyawa garam umum dapat ditulis: BxAy ⟶ xB+y(aq) + yA–x(aq)
Larutan garam dapat bersifat asam atau basa, atau netral.
- Larutan garam bersifat netral biasanya jika berasal dari kation basa kuat (BK) dan anion asam kuat (AK) atau dapat juga berasal dari kation basa lemah (BL) dan anion asam lemah (AL) dengan nilai Kb = Ka.
- Larutan garam bersifat asam biasanya jika berasal dari kation BL dan anion AK atau garam yang berasal dari anion AL dan kation BL dengan nilai Ka > Kb.
- Larutan garam bersifat basa biasanya jika berasal dari kation BK dan anion AL atau garam yang berasal dari anion AL dan kation BL dengan nilai Ka < Kb.
Kalkulator pH Larutan Asam Lemah dan Basa Lemah Monovalens
Senin, 20 April 2015
Kalkulator pH dan Konsentrasi Asam-Basa Kuat
Minggu, 19 April 2015
Ketiga kelompok larutan itu dapat diukur derajat keasamannya dengan rentang pH 0 sampai 14.
Larutan asam dibagi menjadi asam lemah dan asam kuat.
Asam lemah jika dilarutkan dalam air maka tidak terurai secara total, sedangkan asam kuat jika dilarutkan dalam air akan terurai secara total. Demikian juga untuk jenis larutan basa.
Menghitung Ksp dari Larutan Jenuh ketika Diketahui pH–nya
Kamis, 02 April 2015
Untuk dapat menyelesaikan soal seperti ini diperlukan pemahaman tentang konsep larutan asam-basa
Pertama hitung [OH–]. Gunakan konsep asam basa yang terkait pH, derajat keasaman.
Berikutnya kita dapa menggunakan ungkapan Ksp untuk menghitung Ksp larutan jenuh tersebut.
Kemurnian Zat dalam Reaksi Kimia dan Titrasi Asam-Basa serta Penentuan Ka Berdasar Perbandingan Warna Indikator
Senin, 23 Maret 2015
Soal 1 — Kemurnian CaCO3 dalam Reaksi Penguraian
Pada pemanasan sempurna 75 gram kalsium karbonat dengan reaksi:
Pada keadaan standar (STP) volume gas CO2 yang terbentuk adalah 11,2 liter. Kemurnian kalsium karbonat tersebut adalah…
(Ar Ca = 40, C = 12, O = 16)
- 33,3%
- 40,0%
- 50,0%
- 66,7%
- 80,0%
Lihat Pembahasan Soal 1
Diketahui:
\(m_{\ce{CaCO3}}~\text{sampel} = 75 g\)\( \begin{aligned} \text{Mm}_{\ce{CaCO3}} &= (A_r Ca + A_r C + (A_r O \times 3))~g/mol\\ &= (40 + 12 + (16 \times 3))~g/mol\\ &= (40 + 12 + 48)~g/mol\\ &= 100~g/mol \end{aligned}\)
V molar gas keadaan STP = 22,4 L
Langkah 1: Hitung n (mol) CO2 yang terbentuk
Pada STP, volume molar gas = 22,4 L/mol dengan kata lain 1 mol gas = 22,4 L.
Perbandingan koefisien reaksi CaCO3 : CO2 = 1 : 1, sehingga:
Mr CaCO3 = 40 + 12 + (3 × 16) = 100 g/mol
Jawaban: D. 66,7%
Soal 2 — Kemurnian Kristal NaOH dengan Titrasi
Ditimbang 2 gram kristal NaOH dilarutkan sampai volume 1 liter. Kemudian larutan ini digunakan untuk menitrasi larutan HCl 0,1 M. Setiap 10 mL larutan HCl rata-rata membutuhkan 25 mL larutan NaOH tersebut. Berapa % kemurnian kristal NaOH itu?
(Ar Na = 23, O = 16, H = 1)
- 7,5%
- 8,0%
- 75%
- 80%
- 90%
Lihat Pembahasan Soal 2
Pada titrasi asam kuat – basa kuat berlaku: n H+ = n OH−
\(\begin{aligned} M_r~ {\ce{NaOH}} &= (A_r~\ce{Na} + A_r~\ce{O} + A_r~\ce{H})~g/mol \\ &= (23 + 16 + 1)~g/mol\\ &= 40~g/mol \end{aligned}\)
\(\begin{aligned} m_{\ce{NaOH}~murni} &= n_{\ce{NaOH}~murni} \times M_r~ {\ce{NaOH}} \\ &= 0,04~mol \times 40~g/mol\\ &= 1,6~g \end{aligned}\)
Soal 3 — Penentuan Ka Berdasarkan Perbandingan Warna Indikator
Terdapat gelas kimia masing-masing berisi 10 mL HCl 0,02 M dan 15 mL CH3COOH 0,1 M. Ke dalam masing-masing larutan ditetesi indikator metil merah, ternyata mempunyai warna yang sama. Harga Ka CH3COOH adalah…
- 2 × 10−3
- 2 × 10−5
- 4 × 10−5
- 4 × 10−8
- 4 × 10−9
Lihat Pembahasan Soal 3
HCl adalah asam kuat monoprotik, terionisasi sempurna:
Catatan: volume larutan (10 mL atau 15 mL) tidak mempengaruhi konsentrasi, yang dibandingkan adalah konsentrasi [H+], bukan jumlah mol.
Karena warna sama, [H+] CH3COOH = 0,02 M.
Untuk asam lemah dengan konsentrasi C:
0,0004 = Ka × 0,1
\(\begin{aligned} K_a &= \dfrac{0,0004}{0,1} \\&= 0,004 \\&= 4 \times 10^{-3} \end{aligned}\)
Menghitung Variabel Komponen Larutan Penyangga Ca(OH)2 + CH3COOH
Kamis, 05 Maret 2015
Soal 1: Volume CH3COOH
100 mL larutan Ca(OH)2 0,1 M dicampurkan ke dalam larutan CH3COOH 0,1 M, ternyata pH campurannya = 5. Jika harga Ka asam asetat 1 × 10–5, maka volume larutan CH3COOH 0,1 M adalaha. 100 mL
b. 150 mL
c. 200 mL
d. 300 mL
e. 400 mL
