Tampilkan postingan dengan label OSN Kimia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OSN Kimia. Tampilkan semua postingan
Penurunan Rumus Ka Asam Lemah (HX)  dari Sifat Koligatif Larutan

Penurunan Rumus Ka Asam Lemah (HX) dari Sifat Koligatif Larutan

Selasa, 09 Juni 2026

Bahasan ini terinspirasi dari soal OSN-K tahun 2025. Diberikan: massa zat terlarut \(m_t\) gram, massa molar zat terlarut \(\text{Mm}_t\) g/mol, massa pelarut \(m_p\) gram, kenaikan titik didih \(\Delta T_b\), dan tetapan \(K_b\) pelarut. Asumsikan volume larutan ≈ volume pelarut (densitas 1 g/mL) sehingga konsentrasi molar \([HX] \approx \{HX\}\) (molalitas). Berikut penurunan sistematis untuk mendapatkan \(K_a\) dengan lambang yang Anda inginkan.

Bagikan di
Cara Menentukan Isomer Geometri pada Senyawa Siklik

Cara Menentukan Isomer Geometri pada Senyawa Siklik

Minggu, 31 Mei 2026

Panduan memahami isomer cis/trans pada senyawa cincin, dari konsep dasar hingga contoh soal.

Isomer geometri muncul karena rotasi bebas terhambat. Pada senyawa siklik, struktur cincinlah yang menghambat rotasi tersebut, sehingga substituen yang menempel pada cincin bisa tersusun di sisi yang sama atau berlawanan, menghasilkan dua senyawa berbeda.

Bagikan di

Konstanta Pembentukan (K_f) dan Konstanta Disosiasi (K_d) Ion Kompleks

Jumat, 15 Mei 2026

Berikut ini bahasan tentang kimia koordinasi dan kesetimbangan larutannya dengan fokus pada konstanta pembentukan (Kf) dan konstanta disosiasi/penguraian (Kd) ion kompleks. Materi ini disusun untuk bahan belajar siswa yang akan mengikuti olimpiade sains nasional (OSN) kimia pada berbagai jenjang, mulai tingkat kabupaten-provinsi-nasional.

Bagikan di

Soal Menantang tentang Analisis Stoikiometri

Senin, 11 Mei 2026

Mengapa 1 mol H2O2 menghasilkan 3 mol O2, sedangkan 5 mol H2O2 menghasilkan 5 mol O2? Pembuktian lengkap melalui teknik penyetaraan setengah reaksi redoks dan hukum konservasi massa.

Bagikan di

Simulasi OSN Kimia Kabupaten/Kota

Jumat, 08 Mei 2026

Berikut ini model simulasi yang dibuat berdasarkan soal OSN Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2025. Pada bagian akhir akan diberikan hasil simulasi (jawaban benar dan salah). Pembahasan mendetail sudah tersedia di sini.

Disarankan jangan membuka pembahasan, tapi coba kerjakan mandiri sesuai kemampuan. Bila dirasa sudah selesai atau cukup, untuk mengirim jawaban dan mengakhir pengerjaan sila klik tombol Daftar Soal di kanan atas, dan klik tombol Akhir Ujian. Selanjutnya akan disajikan review jawaban.

Tampilan terbaik menggunakan desktop atau bila menggunakan HP dibuka dalam mode landscape.
Sebagai data referensi yang digunakan dalam soal ini sila klik di sini untuk membuka di tab-baru.

Bagikan di

Makna CW/CCW dalam Konfigurasi Absolut R/S (Kasus Molekul Polisiklik)

Senin, 27 April 2026

Apakah CW/CCW berarti rotasi penuh searah/berlawanan pergerakan jarum jam 360°, atau sekadar arah lengkung lokal dari substituen #1 ke #2 ke #3? Pertanyaan ini lebih dalam dari yang tampak, dan jawabannya punya implikasi langsung pada cara kita membaca struktur molekul polisiklik.

Bagikan di
Teori Ikatan Valensi (VBT) dan Teori Orbital Molekul (MOT)

Teori Ikatan Valensi (VBT) dan Teori Orbital Molekul (MOT)

Minggu, 26 April 2026

Panduan komprehensif ringkas untuk persiapan Olimpiade Sains Nasional Kimia, mencakup hibridisasi, diagram energi MO, orde ikatan, kemagnetan, momen magnetik, HOMO/LUMO, serta kasus homonuklir dan heteronuklir.

Bagikan di

Pembahasan Soal #1 OSP Kimia 2025 (Spektroskopi-Karakterisasi Reduksi)

Reaksi reduksi berikut akan dikarakterisasi keberhasilannya dengan spektroskopi serapan UV-vis, NMR, FTIR, dan spektrometri massa.

Bagikan di

Pembahasan Soal #3 OSP Kimia 2025 (Spektroskopi - Senyawa X dari Resin Tanaman Pimas)

Senyawa X yang berasal dari resin tanaman pimas diketahui memiliki data analisis unsur sebagai berikut: C = 79,42%; H = 10,00%; O = 10,58%. Spektrum massa dan spektrum IR senyawa X ditunjukkan di bawah ini.

Bagikan di

Pembahasan Soal #5 OSP Kimia 2025 (Struktur Kristal)

Senyawa biner antara H dan S dapat bersifat superkonduktor pada tekanan, p = 155 GPa dan suhu kritis, Tc = 203 K. Senyawa tersebut mengkristal dalam sel satuan kubus dengan ukuran: a = 3,0639 Å sesuai gambar berikut (kristal kubus, S ada di setiap pojok kubus, dan pusat badan kubus, dan H ada di setiap tengah rusuk dan tengah muka kubus).

Bagikan di

Pembahasan Soal #7 OSP Kimia 2025 (Kinetika Reaksi)

Sabtu, 25 April 2026

Gas Y2 dan oksigen adalah gas-gas yang terdapat di atmosfer bumi. Gas Y2 dapat dihasilkan dari disosiasi XY2 dalam air. Reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut.

XY2(aq) → X(aq) + Y2(g)

Data berikut adalah volume gas Y2 yang dihasilkan selama selang waktu tertentu. Data ini merupakan dekomposisi larutan XY2 0,085 M pada 55 °C. Ketika t = ∞ menunjukkan bahwa reaksi telah selesai sempurna.

Bagikan di

Pembahasan Soal #9 OSP Kimia 2025 (Elektrokimia)

Pada kendaraan bermotor, aki digunakan sebagai sumber energi utama untuk menghidupkan mesin dan menyediakan daya sistem kelistrikan saat mesin mati. Aki merupakan salah satu jenis baterai yaitu baterai asam timbal (Lead acid) yang dapat mengubah energi kimia menjadi energi listrik melalui reaksi elektrokimia. Komponen yang terdapat pada aki terdiri dari elektroda positif Pb(s)/PbO2(s) dan elektroda negatif Pb(s) dengan elektrolit H2SO4.

Bagikan di
Soal Rumus Empiris-Molekul, dan Stoikiometri (Latihan OSN Kimia)

Soal Rumus Empiris-Molekul, dan Stoikiometri (Latihan OSN Kimia)

Rabu, 22 April 2026

Dua soal tentang rumus empiris-rumus molekul dan satu soal stoikiometri yang dapat dijadikan bahan belajar persiapan olimpiade kimia. Pada bagian awal disertakan prasyarat yang harus dikuasai sebelum mengerjakan soal. Coba kerjakan mandiri lebih dahulu, bila sudah selesai atau "mentok" boleh klik Lihat Pembahasan.

Bagikan di
Simulasi Interaktif Kurva Kinetika Reaksi Orde Non-Bulat

Simulasi Interaktif Kurva Kinetika Reaksi Orde Non-Bulat

Selasa, 21 April 2026

Simulator ini hanya meninjau satu zat reaktan A yang berubah menjadi produk, berbeda dengan simulator sebelumnya yang melibatkan tiga reaktan (A, B, C). Di sini kita fokus pada hukum laju \( r = k [A]^n \) dengan orde n dapat berupa bilangan pecahan (non-bulat), seperti 0,5 ; 1,3 ; 1,8 dst. Tujuan utama adalah memahami bentuk kurva fraksi konsentrasi terhadap waktu untuk orde yang jarang dibahas dalam pembelajaran dasar.

Bagikan di
Simulasi Interaktif Kurva Kinetika Reaksi: Orde A = 1, B = 2, C = 0

Simulasi Interaktif Kurva Kinetika Reaksi: Orde A = 1, B = 2, C = 0

Simulator ini dirancang untuk memvisualisasikan perubahan konsentrasi tiga reaktan (A, B, C) dalam reaksi dengan hukum laju: \( r = k \cdot [A]^{1} [B]^{2} [C]^{0} \). Dengan kata lain, reaksi orde 1 terhadap A, orde 2 terhadap B, dan orde 0 terhadap C. Stoikiometri reaksi: \( A + B + C \rightarrow \text{Produk} \) (koefisien 1:1:1). Grafik menampilkan fraksi konsentrasi tersisa \( [X]/[X]_0 \) terhadap waktu, sehingga mudah membandingkan laju peluruhan masing-masing spesi.

Bagikan di
Cara Mudah Mengenali Orde Reaksi dari Bentuk Kurva Atau Data t½

Cara Mudah Mengenali Orde Reaksi dari Bentuk Kurva Atau Data t½

Senin, 20 April 2026

Artikel ini menyajikan cara mudah mengenali orde reaksi (nol, satu, atau dua) hanya dengan melihat bentuk kurva/data konsentrasi terhadap waktu serta memahami perilaku waktu paruhnya. Dari kurva, Anda bisa langsung melihat apakah waktu paruh konstan, memendek, atau memanjang, itu adalah ciri khas masing-masing orde reaksi. Perlu kehati-hatian khusus bentuk kurva orde 1 dan orde 2, sebab sedikit berbeda. Ini seperti yang pernah muncul pada soal-3 OSN Kab/Kota 2025.

Bagikan di

Simulasi Interaktif 3D Isomer Ion Kompleks Oktahedral untuk SMA

Minggu, 19 April 2026

Landasan Teori: Isomerisme pada Kompleks Oktahedral dan Simetri Oh

Ion kompleks dengan bilangan koordinasi 6 umumnya mengadopsi geometri oktahedral. Atom pusat logam transisi (M) berada di pusat oktahedron, dan enam ligan menempati keenam titik sudut.

Geometri ini termasuk dalam grup titik simetri Oh yang memiliki 48 operasi simetri (24 rotasi dan 24 operasi rotasi-refleksi).

Namun, dalam konteks penghitungan isomer, kita hanya mempertimbangkan operasi rotasi murni (subgrup O dengan 24 operasi) karena enantiomer (isomer optik) tidak dapat diubah satu sama lain hanya dengan rotasi; mereka memerlukan refleksi (pencerminan).

Bagikan di
Simulasi Interaktif Hukum Bragg (Difraksi Sinar-X)

Simulasi Interaktif Hukum Bragg (Difraksi Sinar-X)

Sabtu, 18 April 2026

Bagaimana para ilmuwan bisa mengetahui susunan atom di dalam sebuah kristal tanpa harus "melihatnya" secara langsung?

Jawabannya adalah difraksi sinar X. Teknik ini memanfaatkan sifat gelombang sinar X yang berinteraksi dengan susunan atom kristal yang teratur, menghasilkan pola pantul yang mengandung informasi tentang jarak antar bidang atom.

Bagikan di
 
Copyright © 2015-2026 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info