Tampilkan postingan dengan label Metode Aljabar Sederhana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metode Aljabar Sederhana. Tampilkan semua postingan

Metode Ion-Elektron: CuSO₄ + KSCN + H₂SO₄ + H₂O → CuCN + K₂SO₄ + H₂SO₃

Minggu, 20 Desember 2020

Terdapat beberapa tahapan ketika akan menyetarakan reaksi redoks: CuSO4 + KSCN + H2SO4 + H2O CuCN + K2SO4 + H2SO3. Bila dilakukan pengionan untuk spesi yang mungkin dari persamaan tersebut hasilnya seperti di bawah ini.

Hasil pengionan: urip.info

Cu2+ + SO42– + K+ + S2– + CN+ + 2H+ + SO42– + H2O   Cu+ + CN + 2K+ + SO42– + 2H+ + SO32–

Bagikan di

Penyetaraan Reaksi Redoks Molekuler: CuSO₄ + KSCN + H₂SO₄ + H₂O → CuCN + K₂SO₄ + H₂SO₃

Sabtu, 19 Desember 2020

Berikut ini metode paling mudah untuk menyetarakan persamaan reaksi redoks molekuler yang berlangsung dalam suasana asam: CuSO4 + KSCN + H2SO4 + H2O → CuCN + K2SO4 + H2SO3
Di sini dijelaskan cara menyetarakan reaksi redoks molekuler dengan metode aljabar sederhana dan metode setengah reaksi tanpa pengionan, hanya memasangkan spesi yang mirip. Dengan metode ini tidak harus tahu bilangan oksidasi setiap unsur. Dalam tulisan ini juga disertakan video agar lebih mudah dipahami. Untuk metode lain tidak dilakukan karena relatif rumit untuk diterapkan dalam reaksi ini. Silakan menggunakan metode lazim dan bandingkan hasilnya.

Bagikan di

Penyetaraan Reaksi Redoks: C₂H₅OH + I₂ + OH⁻ → CHI₃ + HCO₂⁻ + H₂O + I⁻

Jumat, 09 Oktober 2020

Reaksi C2H5OH + I2 + OH  CHI3 + HCO2 + I + H2O relatif rumit bila harus diselesaikan dengan metode umum. Reaksi ini berlangsung dalam suasana basa. Diperlukan beberapa ketelitian agar tidak terjebak dalam usaha penyelesaiannya. Pada tulisan ini akan diselesaikan dengan beberapa metode.

Bagikan di

Cara Memilih Metode Penyetaraan Persamaan Reaksi

Minggu, 05 April 2020

Pengalaman adalah guru terbaik. Semakin banyak berlatih akan semakin terampil dan cekatan dalam menyetarakan persamaan reaksi kimia. Kita tidak boleh terpaku hanya satu metode sebab kadang persamaan reaksi sulit diselesaikan dengan metode tertentu namun relatif mudah disetarakan dengan metode lain. Beberapa metode penyetaraan reaksi dapat dijadikan pilihan, metode inspeksi, metode aljabar, metode aljabar sederhana, metode matriks, dan untuk reaksi redoks dapat pula digunakan metode PBO dan metode ion elektron.
Bagikan di

Struktur Molekul Asam Sitrat (C₆H₈O₇) dan Persamaan Reaksinya dengan NaHCO₃

Selasa, 24 Maret 2020

Soal: Setarakan jumlah atom-atom dalam persamaan reaksi asam sitrat dengan natrium bikarbonat yang menghasilkan natrium sitrat, molekul air dan karbon dioksida. Berapa perbandingan jumlah natrium bikarbonat dan asam sitrat agar diperoleh CO2 paling banyak?
Bagikan di

Menentukan Kombinasi Koefisien Zat yang Mungkin dari Persamaan Reaksi

Senin, 23 Maret 2020

Tentukan semua kombinasi koefisien zat-zat dalam persamaan reaksi sehingga jumlah atom-atom di kedua ruas setara:
H2SO4 + NH3 → (NH4)HSO4 + (NH4)2SO4
Soal tentang persamaan reaksi ini akan sulit ditemukan jawabannya jika menggunakan metode biasa. Diperlukan sedikit trik untuk menemukan semua jawaban yang mungkin dan satu kesimpulan. Berikut trik-nya.

Bagikan di

Penyetaran Reaksi Menggunakan Metode Aljabar Biasa dan Aljabar Sederhana

Rabu, 26 Februari 2020

Berikut ini contoh penyelesaian soal penyetaraan jumlah unsur-unsur dalam persamaan reaksi. Penyetaraan akan diselesaikan dengan menggunakan dua metode, metode aljabar biasa dan metode aljabar sederhana. Metode termudah dan terbaru sila periksa di sini.
Persamaan reaksi yang disetarakan:
Cu + HNO3 → Cu(NO3)2 + NO + H2O
Bagikan di

Penyetaraan Reaksi Redoks Tanpa (Tidak Perlu) Pengetahuan Bilangan Oksidasi

Selasa, 03 September 2019

Beberapa buku kimia SMA masih memberikan langkah menulis bilangan oksidasi (biloks) padahal metode yang digunakan adalah metode setengah reaksi atau metode ion elektron. Dalam metode setengah reaksi sebenarnya siswa tidak harus tahu biloks unsur-unsur yang mengalami reaksi reduksi atau oksidasi.
Bagikan di

Penyetaraan Reaksi Redoks: Zn + NO3– ⟶ ZnO22– + NH3 (suasana basa)

Kamis, 29 Agustus 2019

Penyetaraan reaksi redoks Zn + NO3 ⟶ ZnO22– + NH3 (suasana basa)
dengan menggunakan 4 metode. Metode yang dibahas dalam tulisan ini: metode perubahan bilangan okosidasi, metode transfer [O], metode setengah reaksi/ion-elektron, metode aljabar sederhana, dan metode transfer hidrogen.

Bagikan di

Penyetaraan Reaksi Redoks: FeS + HNO3 → Fe2(SO4)3 + Fe(NO3)2 + NO + H2O

Jumat, 23 Agustus 2019

Penyetaraan reaksi redoks FeS + HNO3 →  Fe2(SO4)3 + Fe(NO3)2 + NO + H2O
dengan menggunakan 3 metode.

Terkini ada metode yang jauh lebih mudah, sila coba.

Bagikan di

Penyetaraan Reaksi Redoks: Fe + H2SO4 → Fe2(SO4)3 + SO2 + H2O

Penyetaraan reaksi redoks Fe + H2SO4  →  Fe2(SO4)3  + SO2 + H2O
dengan menggunakan 3 metode.
Bagikan di

Penyetaraan Reaksi Redoks: Zn + NO3– + H+ ⟶ Zn2+ + NH4+ + H2O

Penyetaraan reaksi redoks Zn + NO3 + H+ ⟶ Zn2+ + NH4+ H2O dengan menggunakan 3 metode.
Bagikan di

Penyetaraan Reaksi Redoks: CuCNS + KIO3 + HCl → HCN + CuSO4 + ICl + H2O + KCl

Sabtu, 29 September 2018

Pembahasan penyetaraan reaksi redoks CuCNS + KIO3 + HCl → HCN + CuSO4 + ICl + H2O + KCl menggunakan 3 metode: metode setengan reaksi, metode aljabar sederhana, dan metode perubahan bilangan oksidasi (PBO). Soal ini cukup menarik, memberikan pengalaman bagi siswa yang sering hanya menyetarakan reaksi redoks yang terdiri dari satu reaksi reduksi dan satu reaksi oksidasi. Pada reaksi tersebut terdapat dua reaksi reduksi dan dua oksidasi.
Bagikan di

Kecerdikan dalam Penyetaraan pada Reaksi Redoks

Selasa, 12 September 2017

Ritual penyetaraan jumlah unsur/muatan dalam reaksi redoks selama ini umumnya hanya dikenalkan dengan 2 metode. Metode perubahan bilangan oksidasi (biloks) unsur dalam reaksi, dan metode setengah reaksi (ion-elektron). Siswa kadang mengeluh, lupa menentukan biloks, atau mengeluh sulit untuk mengionkan bagian senyawa. Itu kelemahan 2 metode selama ini. Toh tujuannya cuma penyetaraan kan?! Atau lebih dari itu? Ini keyakinan saya pribadi yang tentu saja sangat bisa keliru.
Bagikan di

Menghitung Jumlah (Transfer) Elektron yang Terlibat dalam Reaksi Redoks Menggunakan Metode Aljabar Sederhana

Sabtu, 17 September 2016

Melengkapi pembahasan penyetaraan reaksi reduksi-oksidasi (redoks) menggunakan metode aljabar sederhana (MAS), berikut ini adalah cara mengetahui jumlah elektron yang terlibat dalam reaksi redoks. Berapa jumlah elektron yang ditransfer dalam suatu reaksi redoks juga mudah diketahui. Metode ini dapat digunakan baik untuk persamaan reaksi redoks bentuk ion-ion maupun persamaan reaksi redoks bentuk lengkap/molekuler (tanpa dimunculkan ion). Kelebihan dari metode MAS ini TIDAK PERLU menghitung bilangan oksidasi, TIDAK PERLU pula meng-ion-kan zat-zat dalam persamaan reaksi redoks. Selengkapnya silakan simak langkah-langkahnya pada tulisan ini. Pada tulisan kali ini hanya membahas cara menghitung transfer elektron yang terjadui pada reaksi redoks menggunakan metode aljabar sederhana.
Bagikan di
Penyetaraan Reaksi Monster Menggunakan Metode Aljabar Sederhana

Penyetaraan Reaksi Monster Menggunakan Metode Aljabar Sederhana

Jumat, 06 November 2015

Reaksi berikut disebut reaksi monster. Dikatakan begitu mungkin karena tidak mudah untuk menyelesaikannya hingga reaksi tersebut menjadi setara jumlah atom-atomnya di ruas kiri dan kanan. Reaksi monster ini sebenarnya adalah reaksi redoks, namun untuk menyetarakannya ada beberapa alternatif selain menggunakan metode setengah reaksi yang dimodifikasi dan metode perubahan bilangan oksidasi. Salah satu alternatifnya adalah dengan menggunakan metode aljabar sederhana. Metode ini penjelasan langkahnya ada di tulisan sebelumnya.

Reaksi "Monster" yang akan diselesaikan:
[Cr(N2H4CO)6]4[Cr(CN)6]3 + KMnO4 + H2SO4 K2Cr2O7 + MnSO4 + CO2 + KNO3 + K2SO4 + H2O
Langkah-langkah Penyelesaian
  • 1️⃣ Tinjau Cr

    Samakan jumlah atom Cr di kedua ruas. Reaktan mengandung 2a × (4+3) = 14a atom Cr, produk K2Cr2O7 memuat 2 atom Cr per molekul, sehingga koefisiennya menjadi 7a.

    2a[Cr(N2H4CO)6]4[Cr(CN)6]3 + KMnO4 + H2SO4 7aK2Cr2O7 + MnSO4 + CO2 + KNO3 + K2SO4 + H2O
  • 2️⃣ Tinjau N

    Hitung jumlah atom N pada reaktan: 2a × (6×2 + 6×1) = 2a × 18 = 36a … Nah, di KNO3 tiap molekul ada 1 atom N, jadi koefisiennya 132a (karena N berasal dari senyawa kompleks kedua pula).

    2a[Cr(N2H4CO)6]4[Cr(CN)6]3 + KMnO4 + H2SO4 7aK2Cr2O7 + MnSO4 + CO2 + 132aKNO3 + K2SO4 + H2O
  • 3️⃣ Tinjau C

    Hitung atom C di reaktan: 2a × (6×1 + 6×1) = 2a × 42 = 84a. Seluruh C masuk ke CO2 (1 atom C per molekul), jadi koefisien CO2 = 84a.

    2a[Cr(N2H4CO)6]4[Cr(CN)6]3 + KMnO4 + H2SO4 7aK2Cr2O7 + MnSO4 + 84aCO2 + 132aKNO3 + K2SO4 + H2O
  • 4️⃣ Tinjau Mn

    Jumlah atom Mn di kiri dan kanan harus sama. KMnO4 dan MnSO4 masing-masing mengandung 1 atom Mn, sehingga koefisien keduanya sama, dimisalkan b.

    2a[Cr(N2H4CO)6]4[Cr(CN)6]3 + bKMnO4 + H2SO4 7aK2Cr2O7 + bMnSO4 + 84aCO2 + 132aKNO3 + K2SO4 + H2O
  • 5️⃣ Tinjau K

    K di ruas kanan berasal dari tiga senyawa: K2Cr2O7, KNO3, dan K2SO4. Karena koefisien K2SO4 belum diketahui, dimisalkan c untuk diselesaikan nanti.

    2a[Cr(N2H4CO)6]4[Cr(CN)6]3 + bKMnO4 + H2SO4 7aK2Cr2O7 + bMnSO4 + 84aCO2 + 132aKNO3 + cK2SO4 + H2O
  • 6️⃣ Tinjau S

    Atom S di ruas kanan ada pada MnSO4 (koefisien b) dan K2SO4 (koefisien c), totalnya b+c. Seluruh S berasal dari H2SO4, sehingga koefisien H2SO4 = (b+c).

    2a[Cr(N2H4CO)6]4[Cr(CN)6]3 + bKMnO4 + (b+c)H2SO4 7aK2Cr2O7 + bMnSO4 + 84aCO2 + 132aKNO3 + cK2SO4 + H2O
  • 7️⃣ Tinjau H

    H di ruas kiri berasal dari senyawa kompleks (192a atom H) dan H2SO4 (2(b+c) atom H). Semua H masuk ke H2O, sehingga koefisien H2O dapat dinyatakan dalam a, b, dan c.

    2a[Cr(N2H4CO)6]4[Cr(CN)6]3 + bKMnO4 + (b+c)H2SO4 7aK2Cr2O7 + bMnSO4 + 84aCO2 + 132aKNO3 + cK2SO4 + xH2O
    H kiri = H kanan: 192a + 2(b + c) = 2x x = 96a + b + c
    2a[Cr(N2H4CO)6]4[Cr(CN)6]3 + bKMnO4 + (b+c)H2SO4 7aK2Cr2O7 + bMnSO4 + 84aCO2 + 132aKNO3 + cK2SO4 + (96a+b+c)H2O
  • 8️⃣ Persamaan atom K

    Tinjau persamaan jumlah atom K untuk mendapat persamaan baru yang menghubungkan variabel b, a, dan c. Ini akan digunakan untuk mengeliminasi variabel b pada langkah substitusi berikutnya.

    K kiri = K kanan: b = 14a + 132a + 2c b = 146a + 2c
  • 9️⃣ Substitusi b = 146a + 2c

    Ganti seluruh b dalam persamaan reaksi dengan ekspresi (146a + 2c). Persamaan kini hanya memuat dua variabel bebas: a dan c.

    2a[Cr(N2H4CO)6]4[Cr(CN)6]3 + (146a+2c)KMnO4 + (146a+3c)H2SO4 7aK2Cr2O7 + (146a+2c)MnSO4 + 84aCO2 + 132aKNO3 + cK2SO4 + (242a+3c)H2O
  • 🔟 Persamaan atom O

    Tinjau persamaan jumlah atom O untuk mendapatkan nilai a dan c. Atom O adalah satu-satunya yang belum digunakan sebagai persamaan, sehingga dari sini diperoleh hubungan langsung antara a dan c.

    O kiri = O kanan: 48a + 4(146a+2c) + 4(146a+3c) = 49a + 4(164a+2c) + 2·84a + 3·132a + 4c + 242a + 3c
    48a + 4(146a+3c) = 49a + 2·84a + 3·132a + 4c + 242a + 3c
    632a + 12c = 49a + 168a + 396a + 7c + 243a
    12c − 7c = 855a − 632a
    5c = 223a a = 5, c = 223
    Substitusi a = 5 dan c = 223 ke b = 146a + 2c: b = 146 × 5 + 2 × 223 b = 830 + 446 b = 1176
★ Hasil Akhir Penyetaraan
10[Cr(N2H4CO)6]4[Cr(CN)6]3 + 1176KMnO4 + 1399H2SO4 35K2Cr2O7 + 1176MnSO4 + 420CO2 + 660KNO3 + 223K2SO4 + 1879H2O
Sila bandingkan dengan metode lain. :-D
Bagikan di
 
Copyright © 2015-2026 Urip dot Info | Disain Template oleh Herdiansyah Dimodivikasi Urip.Info