Bedah Kisi-kisi UN Kimia 2019 - Bagian Kimia Fisika

Minggu, 02 Desember 2018

Bedah kisi ujian nasional (UN) Kimia 2018/2019 di sini sebatas memberikan petunjuk peluang yang muncul saja. Tidak diberikan contoh soal. Terlalu banyak kemungkinan untuk model soal. Sebaiknya dapat menyimak contoh soal yang terdapat pada pembahasan soal UN tahun sebelumnya atau melihat lebih teliti pada buku ajar yang digunakan selama ini. Bertutut-turut akan dibedah setiap bagian kimia (kimia dasar, kimia analitik, kimia fisika, kimia organik, kimia anorganik).

Penomoran kisi ini untuk memudahkan perujukan dalam setiap bedah kisi. Penomoran kisi-kisi hasil tata ulang dari kisi-kisi UN Kimia 2019 BSNP dapat diakses dari tautan ini. Kisi-kisi USBN Kimia 2019 juga tidak jauh berbeda dengan kisi-kisi UN 2019 ini. Oleh karena itu untuk USBN juga dapat mengacu pada bedah kisi di sini.


Peserta didik mampu memahami, mengaplikasikan pengetahuan serta menggunakan nalar berkaitan dengan:

Kimia Fisika Kisi-18
Termokimia (pengertian perubahan entalpi reaksi pada tekanan tetap; reaksi eksotermik dan endotermik; menghitung ∆H melalui: kalorimeter, tabel $\Delta H_f^o$, hukum Hess, data energi ikatan rata-rata.
  • Pokok bahasan termokimia, soal dapat muncul dari bagian apapun dalam termokimia. Soal kontekstual dalam bentuk wacana sangat berkemungkinan muncul, mengingat materi termokimia ini cukup banyak maka yang muncul adalah soal dengan analisis dengan penalaran yang runut berdasar data yang tersaji. Tipsnya adalah menguasai semua dan berlatih untuk menyelesaikan soal bersifat menalar.
  • Soal UN 2018 tentang termokimia setidaknya ada pada dua soal sebagai berikut. Bila terdapat satu kisi soal yang kemudian ternyata muncul beberapa soal maka pasti ada kisi soal yang tidak ada soal:

Pembahasan soal UN Kimia 2018 selengkapnya dapat disimak di sini.



Kimia Fisika Kisi-19
Laju reaksi (pengertian laju reaksi; faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi menggunakan pendekatan teori tumbukan; kurva tingkat energi (∆H) dengan dan tanpa katalis; menentukan orde dan persamaan hukum laju reaksi melalui percobaan.
  • Pengertian laju reaksi, biasa ditinjau persamaan laju berdasarkan laju berkurangnya konsentrasi pereaksi atau laju bertambahnya konsentrasi pereaksi. Yang perlu diwaspadai ada kalkulasi dari persamaan laju reaksi adalah koefisien pada persamaan reaksi biasa sering dimainkan pada soal seperti ini adalah membanding laju berdasarkan laju pereaksi dengan laju bertambahnya hasil reaksi.
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi. Soal ini bisa saja diintegrasikan (digabung) dengan soal pergeseran kesetimbangan, atau termokimia. Bentuk lain yang sering muncul adalah mengamati faktor-faktor laju reaksi dalam bentuk data visual seperti contoh soal UN nomor 16 di bawah ini. Waspadai dengan istilah variabel bebas (faktor yang diubah-ubah), variabel terikat (faktor yang tergantung pada perubahan variabel bebas), dan variabel kontrol (faktor yang sengaja dibuat tetap untuk melihat pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat).
  • Pembacaan kurva tingkat energi (∆H) dengan dan tanpa katalis. Setidaknya akan ada dua tipe kurva atau profil diagram energi terkait ada tidaknya katalis pada laju reaksi. Ini pernah dibahas di sini. Fungsi katalis adalah menurunkan Ea (energi aktivasi). Simak baik-baik manakah yang merupakan nilai Ea baik pada reaksi eksoterm maupun endoterm.



  • Menentukan orde reaksi atau persamaan laju reaksi berdasar data ini sangat lazim dijumpai pada banyak latihan soal pokok bahasan ini. Yang patut diwaspadai adalah data yang diberikan itu menggunakan varibale waktu atau laju reaksi. Ingat bawah v = 1/t demikian pula t = 1/v.
  • Beberapa contoh soal UN Kimia 2018:


Kimia Fisika Kisi-20.
Kesetimbangan Kimia: pengertian kesetimbangan dan hubungan kuantitatif pereaksi dan hasil reaksi; faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan (prinsip Le Chatelier) dan penerapannya dalam industri.
  • Kesetimbangan kimia ini sifatnya dinamis, terjadi reaksi ke arah produk sekaligus terjadi reaksi ke arah reaktan dengan laju yang sama. Soal kuantitatif ini biasa terkait dengan hitungan nilai Ka atau konsentrasi tertentu zat yang terdapat reaksi kesetimbangan itu. Beberapa pembahasan soal tentang ini dapat di simak di sini
  • Tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kesetimbangan dalam skala industri (seperti industri pembuat amoniak, pembuatan asam sulfat, dan lain-lain dengan pertimbangan biaya minimal, hasil maksimal, proses cepat). Upaya apa yang dapat dilakukan untuk memenuhi pertimbangan tersebut. Soal menalar untuk ini sangat besar peluangnya.
  • Permainan kata dalam kalimat membutuhkan analisis yang baik sehingga diperoleh kesimpulan yang benar dari alternatif jawaban yang diberikan.
  • Contoh dari soal UN Kimia 2018:








Kimia Fisika Kisi-21
Pengelompokkan berbagai tipe sistem koloid, kegunaan koloid berdasarkan sifat- sifatnya dalam kehidupan sehari-hari.
  • Dominasi soal tentang koloid selama ini cenderung ke hal yang bersifat hafalan. Dalam soal untuk kategori analisis biasanya memadukan antara tipe-tipe sistem koloid, sifat koloid serta contoh kegunaan dalam kehidupan sehari-hari. Cukup luas cakupan materi ini. Berlatih menghadapi soal adalah cara yang tepat. 
  • Contoh soal seperti soal nomor 38 UN Kimia 2018
  • Contoh dari soal UN Kimia 2017:




Kimia Fisika Kisi-22
Mengidentifikasi fenomena sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Langsung contoh soal pada UN Kimia 2018
Contoh lain:

Kimia Fisika Kisi-23
Membedakan sifat koligatif larutan elektrolit dan non elektrolit.
  • Contoh soal UN Kimia 2018:





Kimia Fisika Kisi-24
Reaksi reduksi dan oksidasi kehidupan sehari-hari serta penyetaraannya.
Contoh soal UN Kimia 2018:


Kimia Fisika Kisi-25
Prinsip kerja sel volta dan kegunaannya.

  • Prinsip kerja sel Volta ada kemungkinan mengambil soal tentang baterai/aki, baik sebagai sel basah maupun sel kering. Prinsip kerja komponen pada baterai ini perlu disimak lebih detil.
  • Contoh soal UN Kimia 2018:



Kimia Fisika Kisi-26
Faktor-faktor penyebab korosi dan pencegahannya.
Contoh soal UN Kimia 2018:



Kimia Fisika Kisi-27
Prinsip kerja sel elektrolisis dan penerapannya dalam industri.
Kisi-27 ini dapat diintegrasikan dengan kisi-28 maupun kisi nomor lain.
Contoh soal UN Kimia 2018:


    Kimia Fisika Kisi-28
    Penerapan stoikiometri reaksi redoks dan hukum Faraday dalam industri.
    • Bila dikaitkan dengan skala industri biasanya terkait perhitungan produk industri dengan satuan ton. Prinsipnya sama dengan skala teoritis hanya angkanya besar. Misalnya pada proses pemurnian atau ekstraksi logam seperti aluminium, besi, timah, dan lain-lain dari bijihnya.
    • Dalam bentuk wacana yang bersifat kuantitatif ini perlu diwaspadai perhitungan hasil pada katoda untuk reduksi ion logam menjadi logam. Bila proses menghasilkan gas biasa menghitung volume gas yang dihasilkan. Selain itu biasa menghitung bahan yang harus digunakan/digunakan serta waktu elektrolisis serta arus listrik untuk menghasilkan produk dengan jumlah yang diinginkan.
    Contoh soal UN Kimia 2018:


    Hasil bedah kisi-kisi ini sangat subjektif tidak ada jaminan bahwa ini pasti akan keluar dalam soal UN kimia 2019. Ada kemungkinan ada kisi soal yang tidak hadir dalam dalam soal, tetapi ada kisi soal lain yang memunculkan lebih dari satu soal. Mempersiapkan diri sedini mungkin akan membuat segalanya lebih ringan. Bila diperlukan kelak akan dilakukan pembaharuan.
    Bagikan di
     
    Copyright © 2015-2018 Urip dot Info | Disain Template Oleh Herdiansyah Hamzah Dimodivikasi Urip.Info