Metode Jari untuk Menentukan Orbital Hibrida, Bentuk Molekul, dan Kepolaran Molekul

Selasa, 13 November 2018

Ada beberapa cara/metode yang dapat digunakan untuk memperkirakan orbital hibrida, bentuk molekul serta kepolaran. Khusus siswa SMA boleh menggunakan metode berikut, menggunakan metode jari. Toh molekul yang dijadikan contoh biasanya relatif sederhana. Pada tulisan ini merupakan versi visual dari tutorial sebelum "Cara Super Cepat Menentukan Kepolaran Molekul, Bonus Cara Cepat Memprediksi Orbital Hibrida dan Bentuk Molekul. Ini akan membantu proses hitung untuk menentukan orbital hibrida, menentukan bentuk bentuk molekul dan kepolaran suatu molekul. Metode jari ini sebaiknya digunakan setelah siswa memahami aturan dalam menentukan orbital hibrida, bentuk molekul, dan kepolaran. Karena mekanisme penentuannya berulang begitu saja maka diperlukan trik agar bisa diperkirakan secara cepat.


Syarat:
  1. Paham dan dapat menentukan jumlah elektron valensi terutama unsur nonlogam unsur-unsur nonlogam yang terdiri dari 11 unsur berikut: H, C, N, P, O, S, Se, F, Cl, Br, I. ditambah unsur metaloid yang sering membentuk ikatan kovalen, Si, As, Te, At
  2. Dapat membedakan atom pusat dan atom luar. Tentang menentukan atom pusat lebih lanjut dapat dibaca di sini.
  3. Dapat menggolongkan atom monovalen, divalen, trivalen dan seterusnya
    Monovalen, menyumbangkan 1 elektron agar stabil
    Divalen, menyumbangkan 2 elektron agar stabil
    Trivalen, menyumbangkan 3 elektron agar stabil
    Tetravalen, menyumbangkan 4 elektron agar atabil
    Pentavalen, menyumbangkan 5 elektron agar stabil
    Heksavalen, menyumbangkan 6 elektron agar stabil
  4. Dapat berhitung sederhana.
  5. Paham bentuk molekul dan pola bentuk molekul dari bentuk dasar.
  6. Tentang kepolaran molekul lebih lanjut silakan simak pada tulisan khusus tentang alur menentukan kepolaran di sini.




Contoh penerapan:

H2

Orbital hibrida = 2 PEI + 2 PEB = 4 orbital → 1s + 3p = sppp = sp3

Keterangan:
PEI = Pasangan elektron yang digunakan berikatan antara atom pusat dengan atom luar.
PEB = Pasangan elektron bebas yang ada pada atom pusat yang tidak digunakan berikatan.


NH3

Orbital hibrida = 3 PEI + 1 PEB = 4 orbital → 1s + 3p = sppp = sp3


CH4


Orbital hibrida = 4 PEI + 0 PEB = 4 orbital → 1s + 3p = sppp = sp3


CO2



Orbital hibrida = 2 PEI + 0 PEB = 2 orbital → 1s + 1p = sp


CH2O



Orbital hibrida = 3 PEI + 0 PEB = 3 orbital → 1s + 2p = sp2


SO2



Orbital hibrida = 2 PEI + 1 PEB = 3 orbital → 1s + 2p = sp2


SO3



Orbital hibrida = 3 PEI + 0 PEB = 3 orbital → 1s + 2p = sp2


XeF4



Orbital hibrida = 4 PEI + 2 PEB = 6 orbital → 1s + 3p + 2d= sp3d2

XeO3



Orbital hibrida = 3 PEI + 1 PEB = 4 orbital → 1s + 3p = sp3


CO32–



Orbital hibrida = 3 PEI + 0 PEB = 3 orbital → 1s + 2p = sp2


NH4+



Orbital hibrida = 4 PEI + 0 PEB = 4 orbital → 1s + 3p = sp3

S2O32–


Orbital hibrida = 4 PEI + 0 PEB = 4 orbital → 1s + 3p = sp3


Catatan untuk atom yang bermuatan seperti O pada CO32– dan ion poliatom lainnya O bukan lagi merupakan atom divalen melainkan monovalen karena sudah bermuatan -1. Demikian pula O pada hidroksida O berperan sebagai atom monovalen juga.
Demikian, CMIIW.
Bagikan di
 
Copyright © 2015-2018 Urip dot Info | Disain Template Oleh Herdiansyah Hamzah Dimodivikasi Urip.Info